Auren hanya punya satu senjata: bertahan.
"Aku ingin hidup seperti dulu lagi-saat Ibu masih ada, saat rumah masih terasa hangat. Tapi hidup selalu punya cara kejam untuk mengujiku."
Auren Virgo Carter kehilangan segalanya saat ibunya meninggal. Yang tersisa hanyalah kenangan, janji, dan keluarga yang berubah menjadi orang asing.
Dari Garut yang dingin hingga Surabaya yang penuh gelombang, Auren berjalan dengan luka di dada dan api di mata. Apakah kesendirian akan menghancurkannya, atau justru mengajarkannya arti sebenarnya dari "keluarga"?
Ketika hidup terus memaksamu bertarung, apa yang akan kau pertahankan?
All Rights Reserved