GRAVENTA HIGH SCHOOL

GRAVENTA HIGH SCHOOL

  • WpView
    Reads 128
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 9, 2025
Zeira tidak pernah lupa suara jeritan itu. Atau bau asap, tubuh kecilnya yang didorong, dan satu nama yang terus hidup di kepalanya: Liona. Dua belas tahun berlalu sejak tragedi panti asuhan itu. Semua orang bilang itu kecelakaan. Tapi Zeira tahu-ada yang disembunyikan. Dan dia tidak akan pernah diam. Kini dia masuk ke Graventa High School, sekolah super elite yang katanya penuh anak orang penting. Misi Zeira sederhana: cari pelakunya. Ungkap kebenaran. Membuat mereka merasakan apa yang dia rasakan. Tentu saja tidak semudah itu. Karena di balik seragam dan jam pelajaran, ada tawa-tawa kecil yang mulai membuat hatinya goyah, teman baru yang terlalu baik untuk curiga, dan seseorang... yang diam-diam mengingatkannya pada sosok yang pernah hilang. Zeira datang membawa dendam. Tapi mungkinkah... dia juga menemukan hal lain di sekolah itu? Karya ini original. Yang plagiat gak ada hati🫵
All Rights Reserved
#769
dendam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Blueprint Pelarian Villain
  • EVANESCENT
  • Tsundere Maniak Susu
  • GHAIKA (REVISI)
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran
  • Transmigrasi Ziora
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines