60-Day Flirting Mission

60-Day Flirting Mission

  • WpView
    Reads 430
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 15, 2025
WpInfo
Fanfic
NCT
Reina adalah sosok kakak dari seorang adik yang menyebalkan, Nathan. Nathan memiliki sahabat kecilnya bernama Jeano. Selama bertahun-tahun Reina terbiasa mengurus kedua anak laki-laki tersebut dengan berbagai perasaan. Namun, ketika Nathan dan Jeano beranjak remaja. Reina menyadari perasaan tidak nyaman yang di tunjukkan oleh Jeano. Reina belum menyadari kenapa Jeano semakin bertingkah aneh dan selalu ingin menempel terus kepadanya. Awalnya ia mengira itu mungkin hanya sebatas rasa kasih sayang adik ke kakaknya seperti yang di tunjukkan oleh Nathan, sang adik kandungnya. Tapi semakin Reina membiarkannya semakin membuatnya merasakan perasaan canggung itu. Jadi Reina memutuskan untuk menjaga jarak kepada Jeano. Dan setelah setahun kemudian, tiba-tiba saja Jeano mengatakan hal yang tidak masuk akal kepadanya. "Gue bakal bikin lo yakin untuk bisa nerima gue dalam 60 hari, kak Rein." "Oke, goodluck." Reina yang percaya diri mengatakannya karena Reina yakin Jeano tidak bakal bisa berhasil mengubah pandangannya kepada Jeano yang sudah di anggapnya sebagai adik ini menjadi seorang pria.
All Rights Reserved
#54
viviz
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GHAIKA (REVISI)
  • Tsundere Maniak Susu
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines