Three Omega Nights

Three Omega Nights

  • WpView
    Membaca 1,069
  • WpVote
    Vote 173
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Mei 11, 2026
WpInfo
Fiksi
Romansa
Fantasi
Ketika Empress Velistra Kaeron de Yvelliane, satu-satunya Alpha female yang memegang takhta dalam dua abad terakhir, ia di paksa oleh para perdana menteri kekaisaran untuk menurunkan pewaris. Namun sayangnya, Sang kaisar tak memiliki pasangan untuk menurunkan keturunan dan ia pun menolak untuk memilik permaisuri. Velistra berkali-kali menolak, hingga dia tidak memiliki pilihan lain setelah para rakyatnya juga ikut mendesaknya untuk mengangkat seorang consort. Dan atas tradisi turun-temurun dari kaisar terdahulu, kaisar Yvelliane harus memiliki seorang consort lebih dari satu. Akhirnya pun Ia memilih tiga omega male sebagai consort-nya (permaisuri) untuk kekaisaran dan rakyatnya. Picture: Pinterest
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Nala dan Mas Juragan
  • Nakula
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Kembang Desa
  • Prahara Lamaran [END]
  • Salah Status [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan