UNCROWNED KING (ON GOING)

UNCROWNED KING (ON GOING)

  • WpView
    Membaca 457
  • WpVote
    Vote 64
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Sep 20, 2025
Tentang dia si pewaris tahta tanpa mahkota. Halilintar lahir sebagai pangeran sulung kerajaan Lumetra. Ia diangkat menjadi pangeran mahkota, tapi dimakzulkan dari jabatannya karena tempramennya dan kekacauan yang ia buat. Sebagai buntutnya, sang adik yang baru berusia empat belas tahun terpaksa di nobatkan sebagai raja Lumetra yang baru setelah raja sebelumnya mangkat. Namun, semua tidak berjalan semulus itu. Banyak intrik kotor politik kerajaan dan bangsawan yang mewarnai kehidupan dua bersaudara itu. Pemberontakan besar terjadi karena ketidak puasan rakyat terhadap pemerintahan raja. Dan tepat sehari sebelum ulang tahunnya ke tujuh belas tahun, Solaris Ellion Lumisera, raja termuda Lumetra tewas dengan timah panas bersarang di kepalanya. Imbasnya, sang kakak, Halilintar lah yang di salahkan dan membawanya digiring menemui ajal karena tuduhannya yang telah menghabisi adiknya sendiri. "Sudah tidak ada apapun tersisa...jadi rasanya mati pun tidak masalah bagiku." "Namun, jika membayangkan para dalang di balik semua ini tertawa dan berpesta, aku tidak rela!" "Tidak rela!!" "Aku harap, kalian mati bersama dendamku!" Ajaibnya, setelah kematiannya waktu kembali ke tiga tahun lalu sebelum semua kekacauan itu terjadi. Halilintar kembali dan bertekat memperbaiki segalanya. Bersama sosok sosok yang dulu tidak ia anggap penting, ia berusaha memburu para pelaku dan menghukumnya demi menyelamatkan kehidupan sang adik. "Aku mungkin membenci Lumetra, tapi aku tak membenci adikku." Mampukah Halilintar melakukannya? Penasaran? Monggo mampir :) -Uncrowned King- 2025 by Nona Rika
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#185
boboiboyfanfic
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Tsundere Maniak Susu
  • The Time
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT
  • GRAVARENZO
  • GHAIKA (REVISI)
  • I'm Not Just a Figuran
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Blueprint Pelarian Villain

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan