Spotlight | SEVENTEEN's Dokyeom Fanfiction

Spotlight | SEVENTEEN's Dokyeom Fanfiction

  • WpView
    Reads 171
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 29, 2025
WpInfo
Fanfic
Seventeen
Lee Seok-Min, atau yang lebih dikenal sebagai Do-Kyeom SEVENTEEN, hidup di bawah cahaya ribuan sorot lampu panggung. Baginya, senyum adalah bagian dari pekerjaan, dan kebahagiaan adalah citra yang harus dijaga untuk para penggemar. Di tengah jadwal yang padat dan tekanan tanpa henti, ia merasa dunianya semakin menyempit, terbatas pada panggung, studio, dan apartemen. Takdir mempertemukannya dengan Seo Yu-Jin, seorang gadis biasa yang hidup jauh dari gemerlap dunia hiburan. Pertemuan mereka terjadi secara kebetulan-mungkin. Perasaan muncul di antara keduanya, membuat mereka terjebak dalam sebuah hubungan yang rumit. Ketika hubungan mereka perlahan terendus oleh publik, mereka dihadapkan pada pilihan terberat: melepaskan cinta mereka demi melindungi karir dan grup, atau nekat berjuang bersama di bawah sorotan tajam yang bisa membakar keduanya hingga hangus.
All Rights Reserved
#174
dk
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Want to Live [END]
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • NIGHT NOISES || 🌴🦌 [END]
  • JEEVANA
  • Second
  • The King & The Doctor ✓
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine [✓]
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • Given || Ju Jihoon
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️

Dalam sebuah novel, Cressilia Arunika Dananjaya hanyalah figuran. Namanya muncul sekali, lalu dia mati. Masalahnya, ia terbangun sebagai Cressilia, bertahun-tahun sebelum kematian itu terjadi. Gadis ini bukan tokoh utama. Tidak punya peran penting. Bahkan tak tercatat di blurb cerita. Tapi dia tahu satu hal: jika cerita ini berjalan seperti seharusnya, ia akan mati di rumah sakit, dan dunia akan tetap baik-baik saja tanpanya. Dia tidak ingin mengubah alur. Tidak ingin merebut peran siapa pun. Dia hanya ingin hidup.

More details
WpActionLinkContent Guidelines