Zane Alexander Carter. Omega laki-laki dengan wajah cantik, tubuh ramping, dan nama keluarga terpandang. Tapi jangan tertipu dengan penampilannya, di balik kulit putih mulus dan senyum menggoda, Zane adalah pembuat onar sejati. Suka menyelinap ke bar tengah malam, balapan liar, merokok, bahkan jadi langganan guru BK di sekolah elit St. Ravens. Satu-satunya hal yang membuat dia nyaris lulus hanya satu: dia jenius di kolam renang.
Karena sudah terlalu lelah menghadapi ulahnya, orang tuanya membuat keputusan radikal yaitu meminta bantuan Zephyr Elias Blackwood, senior Zane yang dingin dan nyaris tak tersentuh. Zephyr bukan sekadar ketua OSIS, dia adalah alpha dominan dari keluarga paling berpengaruh sekaligus donatur utama sekolah. Wajah tampan, tubuh besar, kulit tan, dan aura yang bikin semua siswa langsung diam saat dia lewat.
Tugas Zephyr adalah mengawasi Zane. Memarahinya kalau perlu. Atau bisa saja Zane akan dihukum?
Masalahnya, Zane benci dikekang. Masalah lainnya... dia juga sulit menolak saat dikendalikan.
Hubungan mereka berubah jadi permainan tarik-ulur yang panas, rumit, dan penuh emosi. Di balik pertengkaran dan sikap saling benci, perlahan muncul sesuatu yang lebih berbahaya dari sekadar perasaan namun sesuatu yang bisa mengubah segalanya.
Elsa carmela elizalde, seorang pembunuh bayaran yang terbunuh saat berusaha menyelidiki alasan dibalik kematian kekasihnya.
Bukannya meninggal jiwanya justru masuk ke tubuh seorang antagonis bernama Elsa Camila Juarez, seorang gadis yang tergila-gila dengan mantan pacarnya.
Elsa selalu membully siapapun yang berani mendekati mantan pacarnya, hidup Elsa tidak jauh-jauh dari adik angkat sok polos dan kakak kembar laki-laki yang membencinya.
Ares Sebastian Vauganville, seorang laki-laki dingin yang memiliki aura menakutkan. Ares adalah tunangan yang selalu disia-siakan oleh Elsa, lelaki itu selalu membereskan kekacauan yang dibuat oleh Elsa.
"Only mine ... forever." -Ares Sebastian Vauganville-