She didn't ask to be chosen. But now, she can't run.
Adara hanyalah gadis biasa - cengeng, penakut, dan tak punya siapa-siapa.
Hidupnya berubah saat tujuh cowok paling populer di sekolah menculik dan menyekapnya... tapi bukan untuk menyakitinya.
Mereka bilang ini bukan hukuman. Tapi hadiah.
Mereka bilang Adara harusnya bahagia -
karena terpilih menjadi milik mereka.
Di balik perlindungan dan perhatian mereka, Adara hanya merasa satu hal: takut.
Apalagi Gibran - pemimpin dari mereka semua, dingin, penuh rahasia, dan... berbahaya.
Saat Adara mencoba kabur, dunia semakin gelap - secara harfiah dan batiniah.
Kecelakaan tragis membuatnya kehilangan penglihatan.
Dan kini, ia harus bergantung sepenuhnya pada orang-orang yang menculiknya.
Tapi di balik semua bayangan, ada sesuatu yang tak bisa Adara pahami.
Apakah mereka benar-benar monster?
Atau... adakah cinta tersembunyi di balik obsesi?
Dan saat kebenaran satu per satu terkuak, Adara harus memilih:
Memaafkan, melawan, atau... jatuh cinta pada orang yang paling tak pantas ia percaya.
Berpindah ke dalam novel? Bagaimana bisa?
Megan, mahasiswi semester akhir yang berpindah ke dalam novel hanya karena ia tertidur. Tokoh yang dimasukinya adalah seorang putri tunggal kaya raya. Namun karena kebodohannya sendiri, Kimberly harus meregang nyawa demi menyelamatkan tokoh protagonis wanita.
"Aku suka uang kamu."-Kimberly
"Terserah, yang penting gue mau lo."-Christian