Sik Kusisik

Sik Kusisik

  • WpView
    LECTURI 64
  • WpVote
    Voturi 10
  • WpPart
    Capitole 3
WpMetadataReadÎn curs de desfăşurare
WpMetadataNoticeUltima publicare mie, mai 20, 2026
WpInfo
Ficțiune
Horror
Fantezie
Basme și Mitologie
High Fantasy
Semasa aku kecil, ada sebuah lagu pengantar tidur yang sering dinyanyikan oleh nenekku dulu. Lagu yang menakut-nakuti anak-anak supaya tidur. Aku selalu ketakutan ketika nenek menyanyikan lagu itu sembari menyisiri rambutku atau rambut kakak sepupuku menggunakan jari-jari tangannya yang kurus, panjang dan keriput. Aku selalu diejek karena terlalu takut dengan lagu pengantar tidur itu. Namun, suatu malam, mereka tidak lagi mengejek ketakutanku, malam itu, hujan deras tiba-tiba turun dilangit yang gelap. Bersamaan dengan petir yang menyambar, aku dan kakakku berteriak dan spontan menutup mata kami dengan kedua belah tangan. Rumah tua itu terasa ikut bergetar, angin memainkan jendela kayu yang hampir lapuk itu dengan sangat kencang. Waktu terasa begitu lambat, hingga akhirnya petir berhenti, aku membuka mata, Nenek menghilang, dan ia tidak pernah nampak lagi.
Toate drepturile rezervate
#53
psikopat
WpChevronRight
Alătură-te celei mai largi comunități de povestiri din lumePrimește recomandări personalizate de povești, salvează-ți favoritele în biblioteca ta și comentează și votează pentru a-ți dezvolta comunitatea.
Illustration

S-ar putea să-ți placă și

  • TUMBAL PESANTREN
  • [ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 1
  • Sukma Lara [END]
  • UNIT KOSONG (TAMAT)
  • Hah!Dukun?
  • TAKDIR DIO HANIM {BL-MPREG}
  • CENAYANG (XingQiu)
  • [ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 2

Genré: Horror Religius, Thriller Spiritual, Drama. Tema: Pertarungan antara Kebaikan yang Ikhlas melawan Kesesatan yang Terselubung, kekuatan Iman, persahabatan, dan pengorbanan. Sinopsis: Pesantren Al-Firdaus,yang terletak di daerah terpencil, dikenal sebagai tempat mencetak penghafal Al-Qur'an. Dikenal oleh masyarakat luas sebagai pesantren yang sangat religius dan ketat. Namun, di balik tembok kokoh dan lantunan ayat suci, tersembunyi rahasia gelap yang mengerikan. Kyai Lukman, pemimpin pesantren, beserta para pengawasnya, telah menjalin perjanjian dengan jin-jin kafir untuk memperoleh kekuasaan dan kekayaan duniawi. Perjanjian itu meminta tumbal setiap tahunnya: seorang santri dengan darah dan energi spiritual tertentu. Ning Aira, putri Kyai Lukman yang pemalu dan penakut, hidup dalam ketakutan akan rahasia ayahnya namun tak memiliki keberanian untuk melawan. Kedatangannya membawa perubahan besar. Rifa, adik Rifani, memiliki darah langka yang sangat diincar oleh Kyai Lukman dan para jinnya. Rifani, dengan kemampuan indigonya, serta Arul, teman gaibnya yang setia, mulai merasakan aura tidak wajar di pesantren itu. Bersama Dika yang pendiam namun loyal, dan Rifky yang juga indigo, mereka membentuk persekutuan rahasia. Mereka harus menggali kebenaran mengerikan dari Pesantren Al-Firdaus, sambil menyembunyikan diri dari ancaman Kyai Lukman dan makhluk-makhluk gaibnya. Mereka akan belajar bahwa melawan kekuatan gelap bukan hanya dengan doa, tetapi juga dengan strategi, keberanian, dan keteguhan iman yang tak tergoyahkan. Ning Aira pun dihadapkan pada pilihan sulit: tetap patuh pada ayahnya yang sesat atau membela kebenaran yang diajarkan oleh Allah SWT.

Mai multe detalii
WpActionLinkLinii directoare referitoare la conținut