Story cover for DEANDRA by secretwriter_5
DEANDRA
  • WpView
    Reads 8,060
  • WpVote
    Votes 1,312
  • WpPart
    Parts 18
  • WpView
    Reads 8,060
  • WpVote
    Votes 1,312
  • WpPart
    Parts 18
Ongoing, First published Jul 09, 2025
Deandra Alan Pradipta laki laki berparas tampan, memiliki rahang yang tegas dan kokoh, berbadan atletik memiliki sixspack yang membuat kaum hawa terpesona dengan kharismanya. 
Pewaris pertama keluarga besar Pradipta, putra semata wayang dari Rian Pradipta dan Dian Atmaja, memiliki kekayaan yang berlimpah ruah menjadikan sosok Dean sangat disegani dilingkungannya. 
Tetapi tidak dengan Annela Zea Florenza sahabat laknat nya yang sudah mengenali sosok Dean lebih dari siapapun, dimata Anne Dean adalah musibah baginya tak ada satu hari dimana Anne mendapat ketenangan saat berada di sampingnya. 

"Gak boleh ada yang jailin Anne selain gue"
Deandra Alan Pradipta

#fattahsyach
#nicolerossi
#fatzar
#fatnic
#asmaragenz
#percintaan
#remaja
#komedi
All Rights Reserved
Sign up to add DEANDRA to your library and receive updates
or
#54nicolerossi
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
"Sparks Between Silence" cover
musuhku jodohku  cover
that boy | fattah, nicole cover
Destiny (ON HOLD) cover
Langford Academy cover
the eternity of a lover cover
Dua Hati, Dua Luka, Satu Takdir cover
Elegance in Leadership cover
Loving You  cover
Neighbors | fattah, nicole [END] cover

"Sparks Between Silence"

30 parts Complete

> Kadang, yang paling berisik di kepala justru bukan suara orang lain-tapi pikiran sendiri. Fathan dulu pikir, diam itu berarti tidak peduli. Bahwa orang yang tak menatap mata berarti tak mau melihat. Tapi waktu mempertemukannya dengan Rose, dia belajar... diam juga bisa bicara. Hanya saja, bahasanya berbeda. Sementara bagi Rose, orang yang terlalu berisik seperti Fathan hanya membawa ribut, padahal diam adalah satu-satunya cara yang ia tahu untuk tidak terluka. Tapi lama-lama, ribut itu terasa hangat. Mereka tak tahu kapan mulai saling melihat-mungkin di hari ketika Fathan berhenti marah, atau ketika Rose berhenti bersembunyi. Yang mereka tahu, cinta pertama tak datang dengan naskah. Ia datang dalam bentuk salah paham, tatapan singkat di lorong sekolah, dan pesan yang diketik lalu dihapus sepuluh kali. Dan di tengah semua keheningan dan kebisingan itu... dua hati belajar berbicara dengan cara mereka sendiri.