DAVELHEIM (REVISI)

DAVELHEIM (REVISI)

  • WpView
    Reads 105
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 35
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 11, 2025
Her Majesty, Queen Anastasia Lena of Lysenthal His Majesty, King Averic Valdemarsson of Davelheim Pernikahan ini adalah keputusan politik. Averic, Raja Davelheim, tak pernah menginginkan seorang ratu. Anastasia, perempuan yang kuat, tak akan merendahkan dirinya demi cinta yang dingin. Tapi waktu tak mengenal perhitungan manusia. Di balik keheningan istana, dalam jarak yang selalu dijaga, perlahan... ada sesuatu yang mulai tumbuh. Mampukah dua hati yang terluka, tertutup, dan terlalu keras kepala ini... jatuh cinta tanpa mereka sadari? Ini adalah kisah cinta yang lambat terbakar. Tapi ketika api itu menyala... tak ada yang bisa memadamkannya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝔈𝔱𝔥𝔬𝔩𝔬𝔤𝔶 𝔬𝔣 𝔇𝔦𝔰𝔰𝔬𝔠𝔦𝔞𝔱𝔦𝔬𝔫 || Jayhoon
  • Transmigrasi Cepat: Teratai Putih Kembali Populer
  • Sorry Mr. Husband (END)
  • The Butterfly's Mask: ( Jaeyong ) - END
  • Male lead Antagonist
  • Murid Sialan
  • I Am In Novel?!!
  • Detektif Kriminal Negara Tahun 1990 (Part 1)

Sunghoon, seorang psikiater muda berbakat, mendapat tugas khusus dari dokter senior yang juga menjadi mentornya: menangani seorang pasien dengan Dissociative Identity Disorder (DID). Kasus ini bukan kasus biasa, pasien bernama Jay tersebut memiliki tujuh kepribadian berbeda, masing-masing dengan sifat, emosi, dan cara berpikir yang saling bertolak belakang. Awalnya, Sunghoon menganggap ini sebagai tantangan profesional semata. Namun, seiring sesi terapi berjalan, satu per satu kepribadian Jay mulai muncul, membuka lapisan demi lapisan trauma masa lalu yang selama ini terkubur. Setiap kepribadian membawa potongan cerita yang berbeda. Ada yang protektif, ada yang agresif, ada pula yang rapuh seperti anak kecil. Tanpa disadari, Sunghoon mulai terjerat lebih dalam. Ia menemukan bahwa trauma Jay memiliki keterkaitan dengan masa lalunya sendiri-sebuah benang merah yang seharusnya mustahil ada antara dokter dan pasien. Hubungan profesional perlahan berubah menjadi konflik batin yang rumit, mempertanyakan batas antara empati, tanggung jawab, dan rasa bersalah. Ketika kebenaran akhirnya terungkap, sebuah plot twist besar mengguncang segalanya: hubungan antara Sunghoon dan Jay jauh lebih dekat daripada yang mereka bayangkan. Masa lalu yang terputus kini menuntut jawaban, dan proses penyembuhan tidak lagi hanya tentang Jay, tetapi juga tentang Sunghoon sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines