In Bloom

In Bloom

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 19, 2025
WpInfo
Fanfic
ZEROBASEONE
Tidak ada bunga yang mekar tanpa perjuangan, kita semua tahu itu. Bahkan bunga yang mekar paling indah pun akan layu, hilang, lenyap, karena tidak ada yang abadi. Namun, aku akan berpura-pura tidak tahu dan terus berlari ke arahmu meskipun akhirnya selalu sama. Aku akan memberimu setiap yang pertama. Cintaku yang pertama dan yang terakhir. ••• "Tiap kali bunga mekar di bibirmu, aku selalu percaya bahwa bunga itu bisa abadi. Jadi, tolong panggil namaku sekali lagi agar aku tetap hidup." ••• In Bloom, Zerobasone
All Rights Reserved
#63
zb1
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEEVANA
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine [✓]
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • I Want to Live [END]
  • NIGHT NOISES || 🌴🦌 [END]
  • Given || Ju Jihoon
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • The King & The Doctor ✓
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • Second
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines