Dua Kali Hidup, Sekali Membalas

Dua Kali Hidup, Sekali Membalas

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 6, 2025
"Dia sudah mati sekali. Kesempatan kedua bukan untuk bertahan--tapi untuk membalas." Dulu, Ayla Montgomery adalah gadis biasa-percaya pada cinta, persahabatan, dan keluarga. Tapi semua itu berakhir di hari ulang tahunnya yang ke-17... saat dia dikhianati dan dibunuh oleh orang-orang yang paling dia percaya. Kini, Ayla terbangun dua tahun sebelum kematiannya. Dengan kenangan masa depan di kepalanya dan dendam di dadanya, dia tidak akan mengulang kesalahan yang sama. Tapi, bisakah seseorang membalas tanpa kehilangan dirinya sendiri? Balas dendam adalah permainan berbahaya... terutama jika hatimu mulai ikut bermain.
All Rights Reserved
#128
psychologicalthriller
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain
  • The Time
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GRAVARENZO
  • Transmigrasi Ziora
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tsundere Maniak Susu
  • GHAIKA (REVISI)

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines