the wedding (END)

the wedding (END)

  • WpView
    Reads 16,098
  • WpVote
    Votes 3,689
  • WpPart
    Parts 34
WpMetadataReadComplete Sun, Sep 13, 2026
WpInfo
Fiction
LGBTQIA+
Genggamanku di tangannya bergetar, namun tetap kutuntun ia menuju altar dengan senyum yang kutahan. Musik lembut mengiringi langkah kami, sementara tatapan para tamu penuh haru. Setiap detik terasa panjang, seolah jarak di antara kami perlahan melebar. Dan saat akhirnya ia berdiri di samping pasangannya, aku mundur dengan dada sesak, menyembunyikan tangis yang hampir pecah di balik senyum yang kupaksakan. Di tengah riuh tepuk tangan dan doa yang mengalun, sebuah sentuhan lembut hinggap di bahuku. Aku menoleh, mendapati ibunya menatapku dengan mata berkaca-kaca, seakan mampu membaca perasaan yang tak pernah kuucapkan. "Kamu hebat," bisiknya lirih, "tak semua orang bisa melepaskan dan merelakan sepertimu." Aku hanya menunduk, tersenyum samar, membiarkan air mata jatuh dalam diam. Dan di sana, di tengah kebahagiaan yang bukan milikku, aku belajar: mencintai tak selalu harus menggenggam erat-kadang justru terwujud paling indah saat kita berani merelakan dengan tulus.
All Rights Reserved
#14
englot
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Wismatama
  • ELION
  • Sastru Pinanganten
  • "Liburan" Bonus Suami
  • Transmigrasi  Ren
  • Ritual Rasa
  • Lysander Lowell De Villiers
  • REGAN's Crazy Wife
  • PROYEK SATU TAHUN

"Saya tidak pernah mau menikah dengan kamu, tapi karena paksaan saya menerimanya." ••••• Di usianya yang menjelang 30 tahun, Wismatama Pradana Kusuma dikenal sebagai perwira TNI AD yang dingin. Ketegasannya di sana membuat junior gemetar, kedisiplinannya mutlak, dan sorot matanya yang tajam seolah mampu menguliti siapa saja hidup-hidup. Namun, benteng pertahanan itu seketika diuji oleh kehadiran Mahesa Narendra-pemuda yang setiap tingkahnya selalu membuat Wisma ingin melemparnya langsung ke barak militer. Baru menginjak usia 23 tahun, Mahesa adalah produk dari kasih sayang orang tua yang berlebihan. Ia gampang merajuk, rapuh, dan teramat manja. Sifat ketergantungan Mahesa inilah yang memicu naluri Wisma untuk mendisiplinkannya dengan tangan besi. Takdir ironis menyatukan mereka lewat perjodohan paksa demi mempertahankan keutuhan hubungan dua keluarga. Di tengah badai ego, Wisma bersumpah tidak akan pernah menaruh rasa pada pemuda manja itu. Di sisi lain, Mahesa tak tinggal diam dan siap membalas setiap sikap kaku sang tentara tanpa berpikir dua kali. Akankah disiplin militer meluluhkan hati yang manja, atau justru kehangatan Mahesa yang meruntuhkan keangkuhan sang perwira? #Boyslove #Mpreg

More details
WpActionLinkContent Guidelines