Story cover for Mimpi Buruk by penaterluka
Mimpi Buruk
  • WpView
    GELESEN 38
  • WpVote
    Stimmen 9
  • WpPart
    Teile 4
  • WpView
    GELESEN 38
  • WpVote
    Stimmen 9
  • WpPart
    Teile 4
Abgeschlossene Geschichte, Zuerst veröffentlicht Juli 11, 2025
Di balik kabut mimpi yang tak berujung, Luthan de Noise dan adik perempuannya, Chava de Noise, terbangun di dalam rumah tua yang tak pernah mereka masuki-tapi terasa sangat familiar. Tidak ada suara. Bahkan detik jam pun tak terdengar. Semua sunyi, seolah dunia menahan napas.

Mereka menyadari bahwa mereka terjebak dalam dimensi lain, tempat waktu tak berjalan dan bayangan memiliki kehendak sendiri. Lorong-lorong rumah itu terus berubah, seolah hidup. Setiap pintu yang mereka buka membawa mereka ke versi yang berbeda dari rumah masa kecil mereka-semakin gelap, semakin rusak, dan semakin... sadar akan keberadaan mereka.

Chava mulai mendengar bisikan dari dinding. Sementara Luthan mulai melihat pantulan dirinya yang tidak mengikuti gerakannya di cermin. Keduanya harus saling menjaga, mencari petunjuk, dan menghindari sosok misterius berkepala burung hantu yang mengintai dalam diam, menanti mereka untuk lengah.

Namun, semakin mereka mencoba keluar, semakin mimpi itu terasa nyata. Apakah mereka benar-benar tertidur... ataukah mereka telah mati, dan ini adalah bentuk penyesalan yang berulang?L
Alle Rechte vorbehalten
Melden Sie sich an und fügen Sie Mimpi Buruk zu deiner Bibliothek hinzuzufügen und Updates zu erhalten
oder
Inhaltsrichtlinien
Vielleicht gefällt dir auch
Vielleicht gefällt dir auch
Slide 1 of 5
Beyond Alpha [END] ✓ cover
I'M Not a Princess [ SEGERA TERBIT ] cover
Sera, in Another Beginning cover
VILLAIN DIES (END) cover
When The Villain Looks at Me cover

Beyond Alpha [END] ✓

63 Kapitel Laufend

Apakah Arlie bisa menerima jika Alpha seperti nya bisa hamil?! Dan bagaimana jika Arlie sudah ditandai oleh seorang psycho? _________________________________ Sekali lagi ini lapak Dunia ABO (alpha Beta omega), dan juga BL (boys love) Don't copy!!! Karya @yran_ielll