Rumah pohon

Rumah pohon

  • WpView
    MGA BUMASA 1,070
  • WpVote
    Mga Boto 56
  • WpPart
    Mga Parte 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Wed, Oct 8, 2025
"Lo itu manusia dengan tingkat kepedean yang tinggi,waktu pembagian rasa percaya diri pasti lo ada di barisan pertama ya?"Kata si pria berkacamata dengan kulit putih susunya itu. Mahendra terkekeh"Kalau mau muji gue ganteng,puji aja langsung,jangan pakai sok ngatain gue ini itu." Dan Wildan hanya bisa membuang muka mendengar perkataan si manusia nggak jelas ini.
All Rights Reserved
#341
gl
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • The Time
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tsundere Maniak Susu
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Transmigrasi Ziora
  • GHAIKA (REVISI)
  • GRAVARENZO
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman