William Mahardhika||Transmigrasi Boy

William Mahardhika||Transmigrasi Boy

  • WpView
    Reads 1,805
  • WpVote
    Votes 187
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 31, 2026
William, kutu buku pecinta gendre apocalyptic. Sebuah gendre yang berfokus pada peristiwa yangg menghancurkan peradaban. Seperti invasi alien, serangan monster asing, mahluk humanoid , kemunculan dungeon yang mengubah seluruh peradaban dan banyak lagi yang ia baca. Namun gara-gara teman perempuan nya. Nara. Dia memasuki kedalam raga karakter yang tidak ia ketahui di sebuah cerita Yang hanya sempat ia dengar. dan sialnya dia terjebak dalam segala kegilaan khayalan author yang tidak masuk akal. Akankah dia bertahan dalam kehidupan barunya? Atau malah terbawa arus cerita yang sangat ia benci? **** Cerita ini tidak berisikan tentang LGBT, tetapi dalam cerita ada sebagian adegan yang mungkin sering di salah pahami dan para author lain sering sebut bromance. Selamat membaca dan semoga suka (⁠〃゚⁠3゚⁠〃⁠)❤️
All Rights Reserved
#27
life
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TUNANGAN ANTAGONIST GILA
  •  MARDARA
  • NARASI JEDA
  • Bodyguard Salah Alur
  • PERIHELION
  • Antagonist Pick Me
  • 𝐃𝐈 𝐁𝐀𝐋𝐈𝐊 𝐊���𝐀𝐂𝐀𝐌𝐀𝐓𝐀 [𝐁𝐋]✓
  • After the Fall
  • Escape : Menjadi Pengganti Dosa Kakakku
  • ENVELOVE

Mati konyol ditabrak truk adalah satu hal, tapi terbangun sebagai tunangan seorang psikopat kaya raya adalah hal lain. Glacey terjebak dalam tubuh gadis yang ditakdirkan mati di tangan tunangannya sendiri, Elang. Masalahnya, Elang bukan sekadar tampan, dia adalah antagonis red flag berjalan yang terobsesi setengah mati pada si protagonis suci, Aurora. Saat Elang mengamuk dan menghancurkan apartemen karena cinta tak berbalas, Glacey tidak menangis ketakutan. Baginya, setiap vas bunga yang pecah adalah peluang emas. "Elang, kalau uangmu jadi beban untuk mendapatkan cinta Aurora yang sederhana, buang saja padaku. Aku rela menderita demi kekayaanmu!" Di antara ancaman pembunuhan yang mendebarkan dan momen kemesraan Elang-Aurora yang membuatnya mual, Glacey sibuk menguras brankas, mengoleksi Rolex, dan mengisi Black Card. Rencananya sederhana: Kumpulkan uang sebanyak mungkin, lalu kabur sebelum plot kematian menjemputnya. Namun, mampukah Glacey tetap menjadi "bayangan" saat Elang mulai curiga kenapa tunangannya jauh lebih mencintai emas batangan daripada nyawanya sendiri?

More details
WpActionLinkContent Guidelines