Obsesi: Seni Yang Kelam

Obsesi: Seni Yang Kelam

  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 27, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Ikuti akun ini❤ "Kita putus aja!" ucap Enzi berusaha tegas, namun suaranya jelas terdengar gagap. "Apa?! Coba bilang sekali lagi, Baby girl." Suaranya rendah, namun mengandung niat membunuh yang sangat kentara. Tangan kekar yang sudah sering mengenai semua bagian tubuh Enzi dengan keras kini kembali menarik kasar pinggangnya, meremas dengan penuh hasrat. Enzi menundukan wajahnya agar tidak bertatapan langsung dengan mata elangnya. Kali ini ia tidak akan bertindak pasif lagi. Gadis itu akan melawan. Rahang pria itu mengeras melihat Enzi bahkan tidak sudi menatapnya. Ia marah, sedih, dan kecewa. "Gue bilang gua mau putus! Lo harus pergi jauh-jauh dari hidup gue!" Enzi berteriak marah, takut keberaniannya benar-benar akan surut jika tidak segera melakukannya. Wajah keras dan penuh kesombongannya langsung lenyap, digantikan oleh wajah kecewa yang menyedihkan. Tangannya yang melingkar pinggang Enzi juga mengendur. Ia mundur perlahan, seperti anak kecil yang baru saja dimarahi oleh ibunya. "Kenapa? Kenapa semua orang ninggalin aku Enzi? Apa salah aku?" Wajahnya benar-benar menyedihkan. Enzi benci ini! Dia benci kasihan pada pria yang bahkan tidak segan-segan memukulnya. Kenapa? Kenapa dia harus mencintai pria tidak waras seperti ini? Yang penasaran langsung baca aja! Jangan lupa vote, komen, dan follow akun aku🙏
All Rights Reserved
#37
penguntit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GRAVARENZO
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • GHAIKA (REVISI)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • The Time
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tsundere Maniak Susu
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Transmigrasi Ziora

[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] Gravarenzo Kairos Ferdezeus. Meski berwajah datar pemuda tampan yang menjabat sebagai Ketua geng DrakeZeus itu memiliki pembawaan yang tenang. Namun justru ketenangan itulah yang menjadi sumber ketakutan terbesar bagi banyak orang, membuat siapa pun berpikir dua kali untuk berani mengusiknya. Tapi tidak bagi perempuan yang satu ini. Alih-alih gentar untuk mendekat, ia justru menerobos. Meski sadar bahwa perasaan cintanya kerap berakhir dengan penolakan, ia tak pernah memilih untuk menyerah. Hingga akhirnya, sebuah kesempatan hadir, membuka awal baru yang tak pernah disangka oleh keduanya....

More details
WpActionLinkContent Guidelines