GADIS KECILNYA SANDER (on going)

GADIS KECILNYA SANDER (on going)

  • WpView
    Reads 7,385
  • WpVote
    Votes 524
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 26, 2026
❌DILARANG PLAGIAT❌ desk dan chapter 1 sampai 30 silahkan baca aja di akun @rerencii_ aku bakal lanjutin cerita ini di akun ini, karna apa? yaaa hp aku rusak guysss dan email lama gak bisa di pindah, so kalian paham lah ya? btw bakalan banyak kata kata kasar yang tidak bermoral disini, jadiii mohon bijak dalam memilih bacaan okey? mohon maaf bagi yang tidak nyaman... terimakasih... DAH AYO LANJUTTTT
All Rights Reserved
#3
keluargamafia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Adka Is BABY [FemDom]
  • Manager x BTS [END]
  • Childish Boy: first sight.
  • MY CHILDISH BOY 2
  • Couple Indigo (On Going)
  • Daddy? END [REVISI]
  • Hurt Me Again, Papa (Agam's Family - Terbit)
  • CADEL ✔
  • Klara's Baby [End]
  • //𝓜𝔂 𝓑𝓻𝓸𝓽𝓱𝓮𝓻 𝓟𝓻𝓸𝓽𝓮𝓬𝓽𝓲𝓿𝓮// [ONGOING S2]

ᴄʜɪʟᴅɪsʜ ʙᴏʏ sᴛᴏʀʏ 𝟸 Adka Frederick itu : -Manja -Cengeng -Pintar -Ceria -Sok keras -Lucu dan tampan -Bayik gede! Sebaliknya Natasyan Karla itu : -Dominan -Keren -Mandiri -Pintar -Cantik -Suka jahilin Adka! __________ "Karla~ aku pinjam bahunya sebentar~" Adka merengek manja, matanya luyu dan beberapa kali mengedip. "Buat apa?" Adka tersenyum manis walau dengan mata yang sudah mengantuk. "Aku kepengen bobok... boleh ya?" Matanya memelas. Karla menggelengkan kepalanya tanda tak mengizinkan. "Ngg... Kenapa?" Karla hanya diam tanpa menjawab. Ia menampilkan wajah datar dan menyeramkan. Membuat lelaki di sampingnya itu menciut. "Karla, aku ngantuk tau!" Sedih banget dirinya di tolak begini. "Kamu bisa sandaran di bahu mami Ila." "Gak mau!" "Yasudah, jangan bobok kalo gitu." "Karla~" "Naon sih?" "Sandaran yaa? Boleh kan? Boleh dong!" Lelaki itu segera memeluk bahu sempit milik Karla dan bersandar di sana sembari memejamkan mata. "Apa sih peluk-peluk gini? Sesek tau!" "Bodo amat, tau! Adka tuh mau bobok! Karla diem aja deh." Pada akhirnya Karla hanya bisa pasrah. Punya pacar manja sok keras kayak Adka memang melelahkan, namun sikapnya itu lah yang membuat Karla nyaman dan ingin menjahili Adka terus-menerus. Eh, gimana ya kalo Adka di jahilin dengan embel-embel kata putus? Seru deh pasti!

More details
WpActionLinkContent Guidelines