End
[Series Pertama dari Rombongan Sirkus]
Ada dua hal yang harus dimiliki untuk bisa mendapat gelar normal di usia seperempat abad, dan satu hal lagi yang akan menjadikannya paripurna. Cinta, harta, dan buah hati. Barangkali itulah budaya yang ada di negeri ini. Sebab mau disangkal bagaimanapun. Kalau di usia up 25 kita tidak bisa memperoleh satu diantaranya. Barangkali hidup kita dianggap cacat atau kurang sempurna.
Lantas bagaimana jadinya kalau Saluna Sunanda Mandewi yang berasal dari trah ningrat Raharjo, yang terkenal dengan ke-paripurnaan-nya belum memiliki satupun dari ketiga hal tersebut? Karir yang masih ambigu, status hubungan yang kandas, apalagi anak? Mau punya dengan siapa kalau nikah aja belum.
Hari-hari Saluna rasanya seperti dihipit beton Beratus-ratus ton. Harapan hidupnya hanya satu, menjalani hidup normal, dengan masa depan bahagia dan dicintai.
Satu malam yang salah mengikat Kirana Dahayu dan Saddam Adjie Dhanuarta dalam pernikahan yang tidak pernah mereka rencanakan. Selama lebih dari dua tahun hidup bersama, namun Kirana mulai ragu dan terus bertanya adakah cinta di balik ikatan ini, atau dia hanya pelengkap masa lalu Saddam saja?
Ketika rumah tangga dipenuhi luka dan keraguan, mampukah mereka bertahan...
atau justru semua akan runtuh sebelum sempat benar-benar disebut keluarga?
Mari baca kisah Mbak Kira dan Mas Saddam.