INDIGO

INDIGO

  • WpView
    Reads 1,712
  • WpVote
    Votes 196
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 4, 2025
WpInfo
Fiction
Horror
Menceritakan tentang seorang anak bernama Haidar suvadan Simson yang terlahir memiliki kemampuan melihat mereka yang tak kasat mata. kehidupan Haidar tidak berjalan seperti kehidupan orang pada umumnya, ia harus bersinggungan dengan mereka yang tak kasat mata. memiliki kelebihan seperti ini tak membuat Haidar merasa bangga, justru ia merasa ini adalah beban baginya tapi dengan wejangan dan ilmu yang ia dapatkan, akhirnya ia bisa menerima kelebihan ini. ini akan menceritakan kehidupan Haidar yang tak biasa, bagiamana kehidupan Haidar bersama mereka yang selalu menemani nya. kepo? baca yok
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CENAYANG (XingQiu)
  • Sukma Lara [END]
  • TUMBAL PESANTREN
  • [ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 1
  • Hah!Dukun?
  • TAKDIR DIO HANIM {BL-MPREG}
  • [ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 2
  • UNIT KOSONG (TAMAT)

Di bawah gemerlap gedung pencakar langit Shanghai, hantu-hantu modern tidak lagi bersembunyi di sumur tua, mereka bersembunyi di dalam lift, kabel fiber optik, hingga di balik jam tangan mewah. Qiu Dingjie hanya ingin hidup tenang sebagai penjaga toko barang antik milik Li Peien yang eksentrik. Namun, tubuhnya adalah "magnet" bagi roh-sebuah wadah murni yang membuat para hantu rela mengantre demi bisa curhat atau sekadar menumpang lewat. Hidup Dingjie yang berantakan menjadi makin kacau saat Eliot Huang, CEO arogan dengan aura panas yang mampu membakar hantu, datang membawa sebuah kutukan keluarga yang mematikan. Eliot butuh Dingjie untuk bicara dengan leluhurnya, dan Dingjie butuh aura Eliot agar hantu-hantu berhenti menjadikannya bantal guling. Satu kontrak kerja sama terjalin: Eliot menjadi "pelindung fisik" Dingjie, dan Dingjie menjadi "mata" bagi Eliot. Namun, saat rahasia masa kecil yang terkubur mulai terungkap bersama bantuan detektif Jiang Ocean, mereka menyadari bahwa hantu paling menyeramkan bukanlah mereka yang sudah mati, melainkan rahasia yang masih hidup. "Berhenti menyentuhku, Tuan Huang! Aku hanya butuh energimu, bukan lamaranmu!" "Diamlah, Dingjie. Roh di belakangmu bilang kau suka kalau aku menggenggam tanganmu seperti ini."

More details
WpActionLinkContent Guidelines