TEKA TEKI TAROT

TEKA TEKI TAROT

  • WpView
    Leituras 333
  • WpVote
    Votos 70
  • WpPart
    Capítulos 11
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização ter, dez 23, 2025
Bersama, menapaki kisah dalam arti yang tak pernah benar-benar sederhana. Dalam kebersamaan itu, justru tersisa ganjalan yang tak bisa diabaikan. Ingin tetap berjalan berdampingan... namun tak sanggup melawan rasa takut. > "Bersama dengannya? Tapi gue nggak seberani itu." - The Sun (XIX) > "Gue mau, tapi aku nggak ingin terlalu jauh." - Temperance (XIV) > "Terlalu serius nganggap hubungan ini, padahal nyatanya... nggak ada apa-apa." - The Hanged Man (XII) > "Gue bilang udah lupa, tapi hati gue bilang nggak bisa." - The Hermit (IX) Seperti takdir yang tergambar dalam kartu-kartu tarot itu-semuanya seolah sudah ditentukan. Namun satu pertanyaan masih menggantung, menjadi teka-teki yang belum terjawab: Siapakah dia?
Todos os Direitos Reservados
#364
lex
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Bound to Him
  • Shadow in the Lab
  • Fraktal Rahasia (Selesai)
  • Hello, Mr. Mafia!
  • SHEA SANG FIGURAN
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • My Perfect Model ( Republish )
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • Defiant [END]
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo