We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
RESONANSI.

RESONANSI.

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 14, 2025
WpInfo
Fiction
Fantasy
Lahir tanpa penglihatan, Naen Lazer Parvan justru dianugerahi pendengaran kelam. ia mendengar dengung dan getaran melalui telinganya setiap kali kematian mendekat. Undangan hitam membawanya ke Eblesiara, akademi kuno yang meneliti rahasia kematian Naen mulai bertanya "apakah dengung itu benar-benar pertanda akhir... atau sesuatu yang lebih dari sekadar kutukan?" Bersama Hazel Hedvig yang tak gentar menembus sunyinya, Naen menyadari terkadang, yang paling menakutkan bukanlah kematian melainkan diam yang membuatnya nyata.
All Rights Reserved
#186
konspirasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Transmigrated as the Villainous Omega Prince [ END ]
  • MORGAN
  • KENRA; Antagonis Pengganti
  • The Grand Duke Obsession (END)
  • Binar Rembulan~Transmigrasi
  • The Wicked Wife's Past Strikes Back
  • Perfect Antagonist (end)
  • Terjebak Di Novel Psycopath
  • Perfect Mom, Perfect Wife ♧END♧

Eryos William, seorang pria lembut dan penyayang, tiba-tiba terbangun dalam tubuh Gabriel Rainer Lev Oldene omega pangeran antagonis yang paling dibenci di kekaisaran. Ia masuk tepat di malam tragis ketika Gabriel terlibat skandal dengan Grand Duke Arnos Edward De Garland, seorang Alpha dominan yang kemudian dipaksa menikahinya. Dalam alur asli novel, Gabriel menjalani pernikahan penuh kebencian, hidup terhina, dan berakhir tragis tanpa seorang pun peduli. Namun kini jiwa dalam tubuh itu adalah Eryos bukan sosok licik dan kejam, melainkan hati yang tulus dan tak tahu cara membenci. Di dunia Omegaverse yang keras dan penuh intrik istana, Eryos harus bertahan sebagai "antagonis" yang sudah terlanjur dicap buruk. Bisakah kelembutannya mengubah takdir yang seharusnya berujung kematian? Ataukah ia tetap akan terseret pada akhir yang sama?

More details
WpActionLinkContent Guidelines