KATO: The Man Who Refused to Wake Up

KATO: The Man Who Refused to Wake Up

  • WpView
    Dibaca 5,861
  • WpVote
    Vote 169
  • WpPart
    Bab 8
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Nov 5, 2025
WpInfo
Fiksi
Misteri
Aku tidak ingat kapan terakhir kali sesuatu terasa... baru. Setiap pagi sama. Langit yang sama. Jalan yang sama. Wajah-wajah yang sama, dengan kata-kata yang sudah kuhafal bahkan sebelum mereka bicara. Kadang aku pikir aku hanya lelah. Kadang aku takut... mungkin aku sudah mati, tapi belum sadar. Sampai aku melihatnya. Dia menatapku seperti aku nyata. Dan untuk pertama kalinya, dunia berubah-meski cuma sedikit. Sejak itu, hal-hal kecil mulai retak. Waktu berhenti. Suara memanggil namaku dari jauh. Kadang aku mendengar... bip-bip samar yang tak pernah berhenti. Mereka bilang ini cuma mimpi. Tapi jika ini mimpi, kenapa rasanya begitu nyata? Dan kalau ini kenyataan- kenapa aku tidak bisa bangun?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#11
mysterydrama
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Bound to Him
  • Fraktal Rahasia (Selesai)
  • Shadow in the Lab
  • Defiant [END]
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • My Perfect Model ( Republish )
  • SHEA SANG FIGURAN
  • Hello, Mr. Mafia!

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan