En esta vida, te elijo

En esta vida, te elijo

  • WpView
    Reads 163,919
  • WpVote
    Votes 8,097
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 31, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Billy pernah memilih salah. Ia menyakiti Queen, membela Elsa, dan merusak cinta yang seharusnya ia lindungi. Sampai akhirnya takdir mengambil Queen darinya-untuk selamanya. Di ujung kehancuran dan penyesalan, ia diberi satu kesempatan: Kembali ke masa lalu... sebelum semuanya hancur. Kini, ia terlahir kembali-bukan sebagai orang baru, tapi sebagai Billy yang tahu segalanya. Luka. Dosa. Air mata Queen. Dan kini, ia akan memperbaiki takdir... Meski Queen belum tahu siapa dirinya yang sekarang. Ini bukan kisah cinta biasa. Ini perjuangan seorang pria yang ingin menebus hidup dan mati... demi satu nama: Queen.
All Rights Reserved
#12
penyesalan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Stopped Chasing My Fiancé [END]
  • Under the Same Spotlight
  • Second Life; Be A Good Mother
  • Zeline
  • Penolakan ke-21
  • Absurd Fat Girl
  • Scarlet
  • Amira & Pulpen Ajaib (End)
  • 2nd Life Alyna
  • AFTER YOU WERE GONE

"Aku tidak memintamu untuk mencintaiku, Kael. Aku hanya memintamu untuk tidak menghancurkanku." Aurora Ashford adalah lambang kesempurnaan di St. Aurelius. Sebagai Queen yang dicintai semua orang, ia memiliki segalanya kecuali satu hal: hati tunangannya sendiri, Kael Kingsley Harrington. Selama tujuh belas tahun, Aurora hidup dalam bayang-bayang pertunangan yang mereka sebut "kesepakatan bisnis." Ia memuja Kael dengan obsesi yang membutakan, rela menelan ribuan kata-kata kasar dan penolakan dingin demi mempertahankan posisinya. Namun, bagi Kael, Aurora hanyalah noda yang ingin ia hapus dari hidupnya. Di sekolah elit itu, Kael adalah predator yang angkuh, dan Aurora adalah mangsa yang dengan sukarela membiarkan dirinya terluka. Namun, cinta tidak bisa bertahan selamanya di atas penderitaan. Sebuah tragedi menjadi titik nadir. Saat Aurora akhirnya sadar bahwa ia telah membuang harga dirinya ke tempat sampah demi pria yang bahkan tidak sudi melihatnya, sesuatu di dalam dirinya mati. Aurora berubah. Ia tidak lagi mengejar, tidak lagi memohon, dan tidak lagi peduli. Ironisnya, saat Aurora menarik diri dan mulai membuka pintu bagi orang lain, Kael merasakan sesuatu yang asing, sebuah obsesi beracun yang mulai menggerogoti kewarasannya sendiri. Ia yang dulunya adalah "pemilik" hubungan, kini harus menjadi pengemis di pintu hati Aurora yang telah membeku. Tapi, bisakah sebuah hati yang sudah dihancurkan berkali-kali kembali utuh? Atau, apakah obsesi yang kini berbalik arah justru akan menarik keduanya ke dalam kehancuran yang lebih dalam? Cinta adalah tentang memiliki. Namun, bagi Aurora dan Kael, cinta hanyalah tentang siapa yang paling cepat hancur.

More details
WpActionLinkContent Guidelines