His favorite Scent

His favorite Scent

  • WpView
    Reads 860,238
  • WpVote
    Votes 62,454
  • WpPart
    Parts 39
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 1, 2026
Membuka mata di dunia antah berantah, gadis modern abad 21 yang terbiasa dengan ponsel dan wifi itu kini harus menerima takdirnya menjadi seorang pembuat roti di ibu kota abad entahlah. Sial, bahkan didunia barunya tidak pakai kalender sebelum masehi dan masehi seperti dunia asalnya! Katanya sih sekarang tahun ke-671 A.A. Tak ada pilihan lain, Aria- sekarang telah berubah menjadi Elira, memilih menerima kehidupannya sebagai pemilik toko kue sekaligus pembuat roti di ibu kota kekaisaran. Tapi, sepertinya dewa di dunia baru ini tidak menyukainya. Setelah Elira mulai menikmati hidupnya di dunia asing ini- gadis itu dihadapkan dengan masalah baru. dia bangun dengan pria asing di kasurnya. Biadabnya lagi, pria itu adalah KAISAR?! Kaisar gila yang membunuh seluruh anggota keluarganya, kini berada di kasur gadis itu. Elira ingin menangis. _________________
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Home [END]
  • The Time
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • [MV3] BALAMA
  • A Crown Of Blood and Obsession (End)
  • [S1] LABAMA
  • Rebirth of Thalassa ; Aiden's wife
  • EMPIRE OF VOWS AND MISTAKES
  • TVSL - The Villainess's Second Life
  • The Foreigner Becomes His [END]

HOME (n.) : a place where the heart stops wandering. Jiwanya berpindah ke dalam sebuah novel roman picisan. Lalu ia berperan sebagai tokoh antagonis dengan latarbelakang keluarga yang sangat mapan. Melihat kesempatan itu, Hana bertekad mempertahankan kehidupan barunya demi masa depan yang aman. Mengutak-atik alur cerita, dan tidak mencari masalah dengan pemeran utama wanita. Namun ternyata, konsekuensi dari tindakan itu menimbulkan sebuah anomali yang gila. Para pemeran utama pria yang seharusnya bersikap acuh, kini justru terus berdatangan. Mereka memohon, mendekat, dan haus akan perhatian seorang Hana Putri Ardelean. Dan kini, tidak ada lagi hidup tenang sebagaimana rencananya. Hana harus terjebak dalam pusaran obsesi mereka yang tidak terduga. Cover by pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines