17 parts Ongoing Gatra adalah seorang anak yang tumbuh di bawah bayang-bayang banyak tuntutan. Ia dikenal sebagai siswa berprestasi dan anak yang selalu bisa diandalkan. Di sekolah, ia harus menjadi yang terbaik. Di rumah, ia harus menjadi kebanggaan. Di mana pun ia berada, Gatra merasa langkahnya selalu diawasi, diukur, dan dibandingkan dengan harapan yang tak pernah berhenti.
Semua pencapaian itu membuatnya terlihat kuat, tetapi di baliknya, Gatra sering merasa kelelahan memikul standar yang bukan ia pilih. Ia ingin sekali bersuara, tetapi takut mengecewakan. Ia ingin beristirahat, tetapi dunia di sekelilingnya tak pernah memberinya jeda.
Ketika Gatra mulai mempertanyakan arti keberhasilan yang sesungguhnya, ia perlahan belajar bahwa nilai dirinya bukan hanya ditentukan oleh hasil, melainkan juga oleh proses bertahan dan keberanian untuk jujur pada perasaannya sendiri.
Perjalanan ini bukan tentang menjadi sempurna, tetapi tentang menemukan ruang untuk menjadi manusia-anak yang boleh mencoba, boleh lelah, dan boleh gagal, tanpa kehilangan dirinya sendiri.
Boleh Aku Gagal? adalah kisah tentang Gatra Kaisan Maheswara, anak sulung yang tumbuh dengan label sempurna yang bukan dia pilih. Sejak kecil, ayahnya Kaesang dan bundanya Zafirah selalu menuntutnya untuk unggul dalam segala hal-nilai terbaik, sikap paling matang, kemampuan paling menonjol. Mereka lupa bahwa di balik semua tuntutan itu, Gatra hanya ingin dilihat sebagai anak biasa.
Berbeda dengan adiknya, Ghazi, yang selalu diberi ruang untuk bicara dan menjadi dirinya sendiri, Gatra justru terbiasa dibungkam, dibandingkan, dan dipaksa memikul semua ekspektasi keluarga. Ia menyimpan semuanya sendiri... sampai suatu hari ia bertanya pada dunia, boleh nggak sih aku gagal sekali aja?