Seorang gadis bersenjata sabit, berasal dari kota Eldravine, memulai perjalanannya tanpa arah yang pasti.
Ia berkelana dari kota ke kota, jejak langkahnya menyusuri dunia yang tak ramah, penuh bayangan dan bisikan malam.
Tak ada yang tahu apa yang ia cari-sebuah tujuan, atau mungkin pelarian dari masa lalu yang terkubur dalam darah dan rahasia.
Perjalanannya berhenti ketika ia tiba di kota Ravareth, kota penuh bisu dan ketakutan yang berdiri di antara kabut dan reruntuhan sejarah kelam.
Di sanalah, sang gadisbmasih muda namun bermata dingin memutuskan untuk berhenti mengembara.
Bukan karena ia menemukan kedamaian.
Namun karena ia menemukan misi.
Ia bergabung dengan sebuah kelompok rahasia para pembunuh bayangan yang menjalankan tugas-tugas di luar nalar manusia. Misi-misi yang terkadang lebih seperti kutukan daripada pekerjaan.
Dalam tim kecilnya, gadis itu dipasangkan dengan dua pemuda: yang satu berusia tujuh belas tahun, yang lain delapan belas. Mereka bukan sekadar tim. Mereka adalah Trio Pembunuh-tiga jiwa muda yang digerakkan oleh kehancuran, kekosongan, dan alasan yang hanya mereka sendiri yang pahami.
Namun, ada satu rahasia yang hanya gadis itu simpan sendiri ia tidak hanya membawa satu jiwa. Dalam tubuhnya, hidup pula jiwa seorang remaja berusia delapan belas tahun, jiwa yang mengendalikan tubuh gadis itu.
Jiwa itu tak pernah tidur. Ia berbisik, menuntut, kadang membrontak untuk mengendalikan.
Mereka bertiga, masing-masing membawa luka, rahasia, dan tujuan yang tak pernah benar-benar bisa diucapkan.
Všechna práva vyhrazena