Gemini
  • WpView
    Reads 46,897
  • WpVote
    Votes 3,710
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 1, 2026
Xavier Lycon Dilion hidup dalam kekayaan dan kemegahan, apa yang ia inginkan selalu ia dapatkan sosok egois selayaknya raja Xavier salah satu anggota Geng Orion yang terkenal akan kebrutalannya dalam bertarung Xavier yang sepanjang hidupnya menyandang gelar bungsu dan diperlakukan bak raja ternyata mempunyai kembaran yang hidupnya 180 derajat berbeda dengan Xavier Javier Helix saudara kembar Xavier yang hidup dengan kesederhanaan dan kekurangan Javier bukan anak yang berprestasi dalam bidang akademik, dirinya lebih suka bermain game daripada berolahraga prestasinya dalam bidang E-Sport tidak bisa dianggap remeh meski Javier bersekolah di sekolah negeri tapi medali emas tingkat kota selalu ia sumbangkan kepada sekolahnya Karena prestasinya yang gemilang dibidang E-Sport, Javier diundang oleh Dirgantara International School dengan sistem beasiswa Full dan asrama Javier yang melihat kata Asrama pun langsung menghendaki tanpa tahu takdir membawanya dalam masalah yang rumit
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SORA ATMAJA [END]
  • become a brother overnight?
  • NATHANIEL
  • Rayga
  • After Living In Apartment (Selesai)
  • De Verion
  • Dark Family [up ulang]
  • Paduka Raja
  • ARESPATI
  • CAN I BELIEVE IT? { End }

Sora adalah seorang guru di salah satu sekolah Menengah Atas. Dia mempunyai seorang kakak sebagai model terkenal, dan seorang adik dokter hebat. Mereka jarang pulang, Rumah bagi mereka bukan tempat menetap, melainkan sekadar singgah, tempat untuk tidur atau melepas lelah sebelum kembali ke dunia masing-masing. "Bisakah kalian pulang? Aku seperti sebatang kara hidup dirumah ini." "Kamu bukan lagi anak kecil Ra, berhentilah mengeluh, Aku tidak bisa pulang, pemotretan sampai larut malam hari ini." "Maaf Ra, pasien hari ini banyak, tapi aku akan usahakan pulang secepatnya." Mereka peduli... Tapi mereka juga mengabaikan. . .

More details
WpActionLinkContent Guidelines