Peluru yang Tidak Bisa Membunuh

Peluru yang Tidak Bisa Membunuh

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadComplete Tue, Jul 15, 2025
Luoyang, tahun 2025. Di sudut rumah tua milik seorang pensiunan komandan militer, seorang cucu yang bercita-cita menjadi penulis menemukan sebuah laci kayu yang mulai lapuk dimakan usia. Di dalamnya: tumpukan surat-surat, potret hitam putih, dan sebuah kotak kayu merah berisi puluhan lembar tulisan tangan. Sang komandan-kini renta-berkata: "Kau ingin menulis novel? Maka tulislah ini... satu kisah yang bahkan peluru pun tak bisa menghapusnya." Dan kisah pun dimulai...
All Rights Reserved
#58
reformasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SUAMI KAISAR
  • The Duke's Daughter "Seraphine de Nocteviel"
  • Permaisuri Palsu dan Harem Yang Kucuri
  • NATARAJA OPERATION
  • Shanghai Heiress, Pregnant with Twins, Seeks Refuge with Her Military Husband
  • LADY AINSLEY
  • Water Lily Of Kurukshetra | Teratai Kurukshetra
  • PERSEPUPUAN|| YUSION| JAERI
  • The Untouchable Duchess (End)

Li Jin, putra sah utama dari Kediaman Dingbei Wang, harus meregang nyawa secara mengenaskan akibat konspirasi kejam dan tikaman dari orang-orang yang paling ia percayai dan ia bela setengah mati. Namun, di saat ia memejamkan mata untuk selamanya, Li Jin justru terbangun kembali di masa lalu ketika ia masih berusia enam tahun! Terlahir kembali dengan membawa seluruh ingatan dari kehidupan lalunya, Li Jin menolak untuk kembali menjadi pemuda lemah, naif, dan penyakitan. Dengan kecerdasan dan perhitungan yang dingin, ia perlahan-lahan mulai mencabik-cabik topeng kepalsuan orang-orang disekitarnya, membalikkan setiap fitnah mematikan, dan dengan cepat mengamankan posisinya sebagai Shizi (Pewaris Sah) yang dianugerahkan langsung oleh Kaisar. Namun, arena balas dendam Li Jin tidak hanya berhenti di halaman belakang keluarganya. Memasuki istana kekaisaran Dinasti Daxia yang penuh dengan tipu muslihat, Li Jin sengaja mendekati Pangeran Ketujuh, Ying Yuan. Di kehidupan sebelumnya, pangeran yang bernasib malang dan selalu mengenakan topeng inilah satu-satunya orang yang mengulurkan tangan menolong saat Li Jin dikhianati dan diburu hingga mati. Demi membalas budi dan menyingkirkan musuh-musuh lamanya yang munafik di masa depan, Li Jin bertekad untuk menjadi pelindung sekaligus perancang strategi utama bagi Ying Yuan. Ia melindungi sang pangeran yang bertingkah penuh kewaspadaan layaknya "anak serigala kecil yang terluka", mengobati trauma-traumanya, dan secara diam-diam memupuk ambisi di hati Ying Yuan untuk merintis jalan berdarah menuju puncak takhta tertinggi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines