My Father Gangs

My Father Gangs

  • WpView
    Reads 187
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 16, 2025
Violetta sering dibully disekolahnya. Namun dia tidak pernah membalas perbuatan para pembully itu. Bahkan dia melarang sahabatnya Arina untuk memberitahukan hal tersebut pada Ayahnya. Ayah Violetta ternyata adalah ketua geng terkenal, Namanya Damian. Damian mendirikan sebuah geng yang disegani dan ditakuti banyak orang. Gengnya bernama "Black Angels". Damian punya 3 orang yang paling ia percayai. Pertama, Adam Anzar yang tak lain adalah Ayah dari Arina sahabat putrinya. Kedua, Bagaskara Putra Danar. Dia anggota termuda yang memiliki paras tampan dan tinggi bak model. Dia anak Almarhum Danar Zahir Handaru yang pernah menjadi tangan kanan Damian dulu. Ketiga, Denio Hendrawan. Pria berwajah sangar dan bertubuh tinggi kekar, siapa pun pasti takut melihatnya. Meski Ayahnya ketua geng, Violetta tidak pernah mau mengandalkan kekuatan Ayahnya. Hingga suatu hari, Violetta dibawa pulang dalam keadaan pingsan. Damian pun murka, dia mengutus Bagaskara untuk menyamar dan menjaga Violetta serta mencari tahu siapa dalang dibalik semuanya. Hal itu tanpa sadar menumbuhkan perasaan antara Bagaskara dan Violetta dan mengungkap sebuah rahasia tentang Damian. Akankah Bagaskara dan Violetta bersatu? Lalu apa rahasia yang terungkap?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  •  "The Protector's Legacy: Love, Chaos, and the Choi Heirs
  • Ferrell Harland Natio
  • Terasingkan (On Going) (Slow Update)
  • Heir of 24 Hours
  • Just A Name
  • Changed || Caine Chana || FANFIC || S3 ON GOING
  • Force to Marry the Devil
  • The Baby Of Valderic
  • Transmigrasi: Dion or Daniel (Hiatus)
  • Stay with you? Really?

Jennie mendengus, lalu masuk ke dalam mobil. Saat Lisa hendak duduk di kursi depan samping supir, Jennie tiba-tiba bersuara. "Siapa bilang kau duduk di depan? Kau duduk di belakang, di sampingku. Aku ingin melihat seberapa hebat 'pahlawan' pilihan Appa ini saat aku sedang merasa bosan," perintah Jennie dengan nada meremehkan. Lisa terdiam sejenak, lalu mengangguk. "Baik, Nona."

More details
WpActionLinkContent Guidelines