Dream or love!? G!P (Rupha)

Dream or love!? G!P (Rupha)

  • WpView
    Reads 2,755
  • WpVote
    Votes 388
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 16, 2026
semua tau tidak ada yang sempurna di dunia ini seperti kata jika ada kelebihan maka ada kekurangan dan juga sebaliknya.. cobaan juga pasti datang di setiap kehidupan manusia tergantung kitanya saja menanggapi dengan bagai mana cara.. semua pasti pernah dengar petuah yang mengatakan "jangan menggenggam dua pilihan dalam satu tangan karna mau tak mau pasti kita harus mengorbankan salah satunya" Benar tidak? Haha ini hanya sebuah cerita yang ntah gimana jadinya bosen ngga nya terserah kalen mau gimana nanggepinnya up sesuai mood doang kalo rame ya lanjut.. tapi jika udah kelanjur baca mintol bgt bintang di kiri yang menganggur minta di sentuh itu jangan di abaikan sengkuu.. kasih semangat kek gtuu.. Tidak berkaitan dengan kehidupan asli idol ya guys cuma fiksi karangan doang... oke happy reading guys Futanari Area Homophobic minggir dulu sengkuu.. 🔞 Rupha💕
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • Tsundere Maniak Susu
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran
  • GHAIKA (REVISI)
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GRAVARENZO
  • Transmigrasi Ziora
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines