We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Seravin

Seravin

  • WpView
    Reads 11,843
  • WpVote
    Votes 876
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 29, 2025
WpInfo
Fanfic
NCT
Keluarga Xalius adalah keluarga terpandang yang dingin dan nyaris tak memedulikan putra bungsu mereka, Seravin Verya Xalius-anak polos berusia 15 tahun yang sejak kecil sering diejek karena tubuhnya yang kelebihan berat badan. Namun segalanya berubah ketika Seravin pulang dari asrama setelah dua tahun, bukan lagi sebagai bocah gendut yang sering disisihkan, melainkan sebagai anak manis dengan wajah lembut dan tubuh mungil yang menggemaskan. Kejutan itu bukan hanya membuat keluarga Xalius tertegun, tetapi juga perlahan membuka mata mereka akan kesalahan masa lalu-betapa selama ini mereka telah lalai menjaga hati Seravin. Rasa bersalah pun menjelma menjadi kasih sayang yang berlebihan. Jefry Davon Xalius dan Azalea Xalius, bersama keempat putra mereka yang lain-Jemiel, Jemian, Jovan, Maven dan Sion-berubah menjadi keluarga yang posesif, protektif, bahkan mengekang, demi memastikan Seravin tak pernah lagi merasa sendirian.
All Rights Reserved
#547
cuteboy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • Transmigrasi Ziora
  • I'm Not Just a Figuran
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GHAIKA (REVISI)
  • Tsundere Maniak Susu
  • GRAVARENZO
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines