Jam Lima
  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 16, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Di langit yang tak pernah letih mengamati bumi, seekor burung terbang bebas menatap dua jiwa rapuh di tepi tebing. Setiap jam lima sore, burung itu hinggap di cabang pohon mati, menyaksikan cinta yang tumbuh diam-diam di antara luka, ingatan yang hilang, dan tubuh yang melemah. Ia menyaksikan tanpa bisa berkata apa-apa, hanya menjadi penanda waktu-hingga akhirnya segalanya kembali sunyi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tsundere Maniak Susu
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • The Time
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Transmigrasi Ziora
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • I'm Not Just a Figuran

Zanuel Luca Korzh seorang anak bungsu dari keluarga terpandang di daerah kota ini. Namun, keistimewaannya membuat dirinya berbeda dari anggota keluarganya yang lain. Dia memang dingin, culun, cupu dan bau. Kalau keluarga besarnya mengatakan dia adalah keturunan yang gagal. Ia memiliki satu rahasia yang tidak pernah ada satupun keluarganya tahu, bahwa dirinya masih menyusu memakai dot bayi berwarna bening dengan puting silikon yang enak untuk di hisap baginya. Suatu hari semuanya mulai terkuak setelah cucu bungsu keluarganya itu mulai tinggal di rumahnya. Lantas apakah yang akan terjadi jika keluarganya tahu bahwa ia masih menyusu? Cover by Me with Ibis Paint

More details
WpActionLinkContent Guidelines