Sitengil Milik Gus Al

Sitengil Milik Gus Al

  • WpView
    Reads 90,720
  • WpVote
    Votes 2,189
  • WpPart
    Parts 150
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 7, 2026
Di siang yang riuh di Pesantren Al-Amin, kabar kepulangan Gus Al-putra Kyai Baharrudin-membuat para santriwati heboh, kecuali Claudia, santri cuek yang lebih tertarik pada hafalannya dan buah mangga daripada kabar kepulangan putra kyai. Namun, sebuah insiden tak terduga mempertemukan Claudia dengan Gus Al di bawah pohon mangga. Bukannya berterima kasih karena ditolong, Claudia justru bersikap ketus, membuat Gus Al diam-diam tertarik pada gadis unik itu. Sementara itu, suasana haru dan kocak terjadi di lapangan pesantren saat Gus Al muncul memberi kejutan pada keluarganya. Cerita ini menggabungkan nuansa pesantren, kekeluargaan, dan awal kisah cinta yang lucu dan penuh kesalahpahaman.
All Rights Reserved
#55
gusdanning
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CINTA SEJATI GUS ALIF DAN SIFA (otw terbit)
  • ISTRI RAHASIA GUS RAFKA (TAMAT)
  • Uhibbuka Fillah Gus [END]
  • Secret Marriage
  • Keenasyaa (REVISI.)
  • TAKDIR DILANGIT PESANTREN (ON GOING)
  • Keindahan 2 Hati  (Gus Rey & Aza)
  • H A N A N  &  A I S Y A H  [END]
  • jodoh yang tak terduga |REVISI
  • CINTA SEORANG GUS [BELUM REVISI]

UP SOREE!!! šŸ”„šŸ”„ [ FOLLOW DULUU SEBELUM BACAA šŸ˜‰ ] _____________________________________________ "Seperti yang sudah pernah kita bicarakan sebelumnya," Kyai Abdullah memulai. "Setelah pendidikanmu di Arab selesai, Abi akan menjodohkan kamu dengan anak sahabat Abi." Gus Alif mengangguk pelan. "Iya, Abi. Aku ingat, dan aku juga sudah setuju." "Alhamdulillah," sahut Umi Halimah, suaranya lembut seperti belaian. "Kami hanya ingin yang terbaik untukmu, Nak." "Maukah kamu menemuinya dalam waktu dekat?" tanya Umi Halimah, kali ini dengan nada lebih lembut dan penuh kasih. Gus Alif menatap keduanya, lalu menjawab singkat, "Kalau Abi dan Umi mengizinkan, Alif siap." • • Chandra menatap putrinya dengan tatapan mantap. "Ayah dan Bunda sudah sepakat untuk menjodohkan kamu dengan anak sahabat ayah," ucapnya tegas, tanpa bertele-tele. "A-apa?! Enggak, Sifa nggak mau!" serunya, berdiri dengan wajah penuh penolakan. "Simpel saja, kalau kamu menolak perjodohan ini, semua aset ayah yang sudah kamu nikmati akan ayah tarik. Dan jangan pernah berharap kamu dapat warisan sepeser pun dari ayah." ucap Chandra dengan nada tegas • • "Zairee Alif Al-Habibie, saya nikahkan dan saya kawinkan engkau dengan putri kandung saya, Sifa Aulia Azzahra, dengan maskawin berupa uang tunai sebesar sebelas juta empat ratus dua puluh ribu dua puluh lima rupiah dan emas sebesar dua puluh lima gram, dibayar tunai." "Qobiltu nikahaha wa tazwijaha bil mahril madzkur haalan," jawab Gus Alif dengan sekali tarikan napas. _____________________________________________ start: 20 Maret 2025 end: terbit: #1 ketua geng (21 Maret 2025) #1 salting (21 Maret 2025) #3 ustadz (23 Maret 2025) #2 paham agama (23 Maret 2025) #2 pasutri (25 Maret 2025) #2 perjodohan (26 Maret 2025)

More details
WpActionLinkContent Guidelines