Pulang tapi tak pernah sampai

Pulang tapi tak pernah sampai

  • WpView
    LECTURAS 69
  • WpVote
    Votos 12
  • WpPart
    Partes 9
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, jul 21, 2025
Ia pergi dari rumah dengan satu ransel dan banyak hal yang tertinggal. Bukan karena ingin, tapi karena merasa tak ada pilihan lain. Empat adik, orang tua yang jarang bicara, dan rumah yang selalu sunyi. Kini, ia harus belajar hidup di kota orang - sendirian. "Pulang Tapi Tak Pernah Sampai" adalah cerita tentang keluarga, perpisahan, dan perjalanan mencari tempat yang bisa disebut rumah.
Todos los derechos reservados
#84
anakpertama
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • "Beneath Her Forbidden Touch"
  • karakter kecil ini mengasuh keluarga iblis?! {End}
  • Chana's Transmigrasi
  • Mission
  • BACKSTREET
  • Change The Plot (Niel)
  • Drama di Pintu Kosan
  • One Shoot my baby KIM SUNOO🔞!
  • REGAN's Crazy Wife

Elara Vionette tidak pernah mempertanyakan pekerjaan ibunya. Baginya, Livia Asteria hanyalah seorang pelayan yang pulang setiap malam dengan tubuh lelah dan senyum lembut. Sampai suatu hari, ibunya jatuh sakit. Dan Elara diminta menggantikannya. Rumah itu besar. Terlalu besar untuk menyimpan rahasia sekecil apa pun. Pernikahan sang nyonya dan suaminya hanyalah kontrak tanpa cinta. Lorong-lorongnya dipenuhi keheningan. Dan di balik pintu hitam dengan gagang emas itu... ada sesuatu yang tak pernah Elara bayangkan. Valeria Devianne tidak pernah tertarik pada siapa pun. Dingin. Tinggi. Elegan. Tak tersentuh. Sampai ia melihat putri pelayannya. Apa yang awalnya hanya rasa ingin tahu... berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam. Lebih gelap. Lebih berbahaya. Karena beberapa rasa lapar tidak pernah benar-benar hilang. Mereka hanya menunggu untuk diwariskan. Dan Elara tidak tahu... bahwa malam pertama ia mengetuk pintu itu, ia sedang melangkah masuk ke dalam kelaparan yang bukan miliknya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido