" Rindu Meraih Senja "

" Rindu Meraih Senja "

  • WpView
    Reads 79
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 31, 2025
Ia adalah gadis yang diam-diam menyimpan dunia di balik tatapnya. Hari-harinya bukan sekadar hitungan waktu, tapi lembar-lembar rindu yang ia rajut dengan sabar. Ia menunggu bukan karena lemah, melainkan karena hatinya begitu kuat menjaga harapan. Dalam sunyi, ia berdialog dengan langit, mengirim doa dalam bisikan lembut, bahwa seseorang di luar sana, entah di mana, sedang berjalan pelan menuju hatinya. Setiap pagi baginya adalah harapan baru, dan setiap senja adalah pengingat bahwa tak semua penantian harus menyakitkan. Ada yang tumbuh menjadi kekuatan, ada yang menjelma jadi keindahan. Ia tidak menuntut datangnya hari pasti, hanya percaya... bahwa cinta yang benar, tak akan membuatnya menunggu sia-sia. "Namaku Rindu Fristi Amalia." Kisah cintaku ibarat secarik kertas tipis bertemu dan bersatu satu demi satu, membentuk sebuah buku dengan sampul yang begitu memikat. Tapi, apa arti sampul yang indah jika halaman dalamnya kosong tak bermakna? Aku butuh seseorang bukan sekadar pembaca, tapi penulis sejati. Seseorang yang bersedia melengkapi setiap lembar kisahku, menulis paragraf demi paragraf, merangkai kata dengan cinta, hingga akhirnya sampai di ujung cerita... di waktu senja, tempat semua penantian menemukan jawaban.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Work Life, Love Balance (END)
  • THE REBELLOUSE!
  • Spicy
  • MANAGER KEUANGAN
  • Favorite Lecturer
  • Half Of My Heart [END]
  • Semestinya Cinta ( Selesai )
  • Goodbye, Hello?
  • Tanda Seru
  • Menuju Seperempat Abad

Siena Zahra tidak pernah menyangka keputusan impulsif untuk menemani sahabatnya--Raline, melakukan kopdar Tinder dengan identitas palsu akan berubah menjadi mimpi buruk yang merembet sampai ke kantor. Waktu itu, demi keamanan karena itu pengalaman pertama Raline dalam dunia dating apps, mereka sepakat memakai nama dan pekerjaan palsu. Pertemuan berlangsung canggung-apalagi karena Dipta, cowok Tinder itu, ikut membawa temannya, pria dengan tatapan dingin dan observan bernama Naresta Dirgantara. Siena tahu pria itu mencurigainya, tapi dia berpura-pura santai. Mereka pulang dan menganggap semua itu hanya pengalaman lucu yang tidak perlu diingat lagi. Dua minggu kemudian, hidup Siena jungkir balik. Perusahaan mengumumkan atasan baru di divisi Siena. Masuklah pria yang sama. Pria dari kopdar itu. Naresta Dirgantara. Dan tatapan lelaki itu tepat seperti dugaan Siena--dingin, menilai, sinis, seolah berkata "Aku tahu kamu penipu." Sejak hari pertama, Siena menjadi target perhatian Naresta dan bukan yang menyenangkan. Setiap laporan, rapat, hingga keputusan kecil pun selalu dipertanyakan. Seakan Naresta sengaja menjadikan masa lalu singkat itu sebagai alasan untuk meruntuhkan profesionalitas Siena.

More details
WpActionLinkContent Guidelines