Kesayangan Dokter Djuan

Kesayangan Dokter Djuan

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 16, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Satu kecelakaan merenggut terlalu banyak dari Luna. Nyawanya memang selamat, tapi tidak dengan masa depannya sebagai perempuan. Dalam operasi darurat yang dilakukan sendiri oleh dokter Djuan, pria yang juga menabraknya malam itu. Rahim Luna harus diangkat demi menyelamatkan hidupnya. Luna sadar, tapi diam. Menyimpan semuanya sendiri hingga orangtuanya bicara. Mereka tak ingin uang. Mereka ingin tanggung jawab. "Siapa lagi yang mau menikahi anak perempuan kami kalau bukan pria yang sudah menghancurkannya?" Djuan terpukul. Ia punya tunangan. Hidupnya hampir sempurna. Tapi rasa bersalah menjeratnya tanpa ampun. Apalagi saat Luna tak pernah sekali pun menuntut apa pun kecuali ingin pergi dan melupakan semuanya. /Cerita ini update lebih cepat di Wizpen @ivorybeige/
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stand by Me (END + MASIH BERANTAKAN, INI TULISAN PERTAMA GUE WOI MAKANYA BRNTKN)
  • Salah Status [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Kembang Desa
  • Prahara Lamaran [END]
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nala dan Mas Juragan
  • Nakula
  • Hello Mr. Komrad (Complete)

(BELUM DI REVISI MASIH BANYAK TYPO) Ansera, gadis centil dan cerewet, langsung jatuh hati pada Raha saat pertama kali ia melihat lelaki itu, pengacara kaku yang jarang menunjukkan ekspresi. Dari pertemuan pertama, Sera langsung bertekad, ia harus membuat Raha menyadari keberadaannya, dengan cara apa pun. Tapi, untuk menembus hati seseorang yang selalu terlihat dingin ternyata lebih sulit dari yang ia bayangkan. Setiap kata serius dari Raha, menjadi tantangan dan godaan sekaligus bagi Sera. "Mas, aku mau pelukan sama kamu. Tapi, tunggu rumahku sepi." "Terus, nanti digrebek warga, gitu, Ansera?" "Mau banget." | start 21 december 2025 | end 11 april 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines