Dari Langit untuk Senja

Dari Langit untuk Senja

  • WpView
    Reads 47
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 13, 2025
Senja, gadis pendiam yang menyimpan luka masa lalu. Ia pindah sekolah demi melupakan trauma yang pernah membuatnya nyaris hancur-dikhianati laki-laki populer, dibully, dan dibiarkan sendiri dalam gelap. Kini, di sekolah barunya, ia hanya ingin tenang. Tapi dunia seakan bercanda saat ia bertemu Langit-laki-laki paling berisik, paling populer, dan paling tidak mungkin menyukai seseorang sepertinya. Tapi Langit berbeda. Ia tak pergi saat Senja diam. Ia tak menyerah saat Senja menolak bicara. Dan perlahan, ia menunjukkan bahwa tidak semua laki-laki datang hanya untuk menyakiti. Namun, di hari ulang tahunnya tiba... dunia Senja kembali runtuh. Bisakah luka lama sembuh... jika dunia kembali menggores ditempat yang sama? ••• ⚠️ Peringatan: Cerita ini adalah karya orisinal milik penulis. Dilarang keras melakukan plagiarisme, meng-copy, mengubah, atau menyebarluaskan cerita dalam bentuk apa pun tanpa izin. Semua karakter, alur, dan dialog dibuat dengan sepenuh hati dan waktu. Hargai karya orang lain sebagaimana kamu ingin karyamu dihargai. Jika ditemukan plagiarisme, akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku di platform.
All Rights Reserved
#301
sweetromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Tsundere Maniak Susu
  • Blueprint Pelarian Villain
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • I'm Not Just a Figuran
  • The Time

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines