Illuminate The Path

Illuminate The Path

  • WpView
    Reads 63
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Sun, Aug 3, 2025
Dunia ini tidak runtuh karena kehancuran besar- Dunia ini hancur karena semua orang bersepakat untuk melupakan. Setelah masa lalu dibungkam dan keadilan dijual dalam diam, hanya segelintir yang masih mencari cahaya di balik reruntuhan. Di antara mereka, seorang remaja berusia enam belas tahun, membawa buku tua dan mata yang telah menyaksikan lebih banyak dari usia yang seharusnya. Ia tak tahu apakah ia pahlawan, atau hanya saksi bisu dari kebohongan yang diwariskan. Dengan kata-kata yang ditulis di halaman rapuh dan puisi-puisi yang menyayat, ia melangkah ke jalan yang tak lagi dikenali. Setiap tempat menyembunyikan bisnis gelapnya sendiri. Setiap wajah memuat kebenaran yang tak ingin diucapkan. Ini bukan cerita tentang menyelamatkan dunia. Ini adalah cerita tentang mengingat, memahami, dan memilih untuk tidak menjadi buta... meski dunia telah lama memejamkan mata.
All Rights Reserved
#274
psychology
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Liar Sesaat
  • Transmigration Young Master Jay's Wife (END)
  • Heir Without Blood
  • S Di Antara Dua N
  • Figuran: Change Destiny of The Antagonist (tersedia pdf)
  • SWITCH
  • Heyu : Second Gear
  • Kang Parkir Naik Kasta
  • Perfect Antagonist (end)
  • Help, I'm a Zombie!

Di pagi hari yang cerah, tirai jendela masih tertutup sinar matahari menyelinap lewat celah tirai. "Ah ah ah ah!" Airi terdengar mend3s4h kecil menggigit ujung bibir, keinginan diluar dugaan ternyata terkabul. Mencurahkan segala kerinduan yang mendalam, berpikir bahwa sang kekasih enggan pergi ke bandara seperti yang telah dibicarakan. Ia merasa menjadi wanita sangat spesial di hati Diego, pria itu mementingkan sang kekasih dari pada kesibukannya yang selalu merenggut banyak waktu. Tanpa ia sadari bahwa sebenarnya pria kekar sedang membombardir lubang cintanya adalah jelmaan monster. "Kau telah merelakan waktu berhargamu untukku sayang, eeughh ah ah ah. Baiklah aku akan terus melayanimu. Eeuu euu eughh ahhh!" Tadinya Airi hendak bersiap-siap untuk pergi ke kantor, namun tak disangka sang kekasih tak jadi pergi. Dengan demikian ia memiliki waktu banyak untuk mencurahkan segala hasrat yang terpendam. Melebarkan kedua kaki ke samping, posisi duduk agak ke bawah membuat leher tertekuk . Dengan begitu mata kepala Airi dapat melihat benda tumpul berurat sedang asyik mengg3nj0t melalui celah antara dua bibir bawah yang menganga sengaja dilebarkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines