Cover by Me ^w^
Editted in Canva
#Anemo_Boys
#BukanLapakBxB
#KomediRamahLingkungan
#BumbuRomanceDikit
Ada satu rumah kos kecil di pinggir kota, yang kalau kamu lewat depan gerbangnya, kamu pasti mendengar suara aneh :
Kadang suara seruling, kadang debat soal sabun, mandi, kadang... suara panci dilempar, atau
Di sinilah mereka tinggal. 'Tujuh' cowok, satu atap, dan satu kesamaan.
"Circle Anemo Boys!"
Adalah kisah tentang tujuh pemuda di satu atap. Dengan satu imposter disana.
Tentang mie instan yang selalu lenyap tengah malam.
Tentang suara gitar samar saat hujan.
Tentang pertengkaran, pelukan diam-diam, dan rumah yang diciptakan bersama.
Kehidupan sehari-hari di kosan Anemo Boys memang tidak pernah sepi dari drama receh. Dari Xiao yang sering adu mulut sama Wanderer, Venti yang nggak pernah berhenti bikin ulah, sampai Heizou yang sibuk jadi biang gosip, semuanya bikin kosan itu lebih rame daripada pasar malam. Aether, yang katanya paling normal, malah sering jadi bahan gibahan karena kedekatannya dengan beberapa penghuni kosan.
Namun, di tengah kekompakan (atau lebih tepatnya keributan) itu, ada dua penghuni yang tidak sepenuhnya terbaca: Kinich dan Ajaw. Mereka jarang nimbrung, tapi selalu muncul di saat-saat random-kadang ikutan ghibah, kadang cuma duduk diem sambil ngamatin, bikin suasana jadi penuh tanda tanya. Seolah-olah mereka bukan bagian asli dari lingkaran Anemo Boys, tapi entah kenapa tetap terhitung dalam "anggota resmi."
Persahabatan, romansa tipis-tipis, dan komedi receh jadi bumbu utama cerita ini. Tapi perlahan, kehadiran Kinich dan Ajaw yang terasa "imposter" justru memantik banyak pertanyaan (dan ribut-ribut baru). Apalagi kalau circle Anemo mulai ghibahin urusan hati masing-masing, bisa dipastikan chaos bukan main.
Ini bukan sekedar kosan.
Ini rumah mereka.
Dan petualangan mereka?
Baru saja dimulai.
Abigail namanya, putra dari Dominic Salazar. Bocah lima tahun yang suka sekali dengan apel, hidupnya berubah setelah ibu membawanya pergi ke sebuah rumah mewah.
"Ini, Abigail! Salam kenal!"