Rivalitas Rasa

Rivalitas Rasa

  • WpView
    Reads 17,870
  • WpVote
    Votes 918
  • WpPart
    Parts 56
WpMetadataReadComplete Tue, Oct 14, 2025
Di dalam kelas yang ramai dengan suara pelajaran dan desahan napas siswa yang bosan, dua nama selalu jadi pusat pusaran. Bukan karena mereka pintar. Bukan karena mereka populer. Tapi karena setiap tatap mata mereka bisa memecah ketenangan jadi medan perang kecil yang terus diulang setiap hari. Gavin dan Arumi. Dua kutub yang saling tolak tapi terus bersinggungan. Tidak pernah ada hari tenang saat keduanya hadir di kelas. Keduanya selalu berbeda pendapat, berbeda cara pandang, dan berbeda dalam segala hal kecuali satu, keengganan untuk kalah. Mereka tidak pernah berjalan berdampingan. Tapi entah kenapa, semesta selalu mempertemukan mereka di garis konflik yang sama. Tanpa mereka sadari, debat yang dulu hanya soal ego, perlahan menyimpan emosi. Amarah berubah jadi perhatian yang disembunyikan. Sindiran menjadi bentuk peduli yang terselubung. Ini bukan kisah cinta yang sempurna. Tapi justru karena itu, ia terasa nyata. Selamat membaca. #2 aqeelaazacalista (9 September 2025) #4 alternative (9 September 2025) #1 loveschool (17 September 2025) #2 genz (14 Oktober 2025) #3 mohanaqeela (12 Desember 2025)
All Rights Reserved
#8
mohanaqeela
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bidadari Untuk Sang Berandal
  • Jodohku Badboy Sekolah
  • social science class 3
  • Engaged to the bad boy - [TAMAT]
  • My Princess (END)
  • Bound by marriage vows🕊️ [HIATUS]
  • Amorfati (Sequel Cerita Pasutri Gen Z)
  • Be Loved! [END]
  • PASUTRI GEN Z [TAMAT]
  • Back To You

Aksara Maverick tak pernah percaya pada arah hidup. Baginya, kebebasan adalah segalanya- balapan liar, tawuran, dan Clubbing adalah kesenangan yang bisa bikin hidupnya makin bergairah. Hingga satu kesalahan menyeretnya jauh dari dunia yang ia kenal. Sebagai hukuman, ia dikirim Papanya ke Pondok Pesantren Al Fattah-tempat yang paling ia benci. Karena menurutnya tempat itu sangat membosankan, banyak aturan aturan, dan juga jauh dari peradaban duniawi. Tapi tidak mau Aksa harus menjalani hukuman yang diberikan Papanya, karena dia gak mau jika dicoret dari daftar warisan. Di sana, Aksara bertemu gadis cantik, putri Kyai Ahsan pemilik pondok pesantren yang bisa menggetarkan hatinya. Perempuan tenang yang baginya jutek, galak, sadis tapi lucu dimatanya. Dan dia juga tak pernah menghakimi, namun mampu membuat hati paling keras sekalipun bergetar. Namun masa lalu Aksara belum selesai. Dendam, rahasia, dan musuh yang mengintai siap menyeretnya kembali ke dunia gelap. Saat cinta mulai tumbuh di tempat yang suci, Aksara harus memilih antara bertahan sebagai berandal... atau memperjuangkan bidadari yang mengubah hidupnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines