37 parte Ongoing "Dia bernama Charlotte Austin.
Seorang seniman melankolis yang biasa terkurung sepi. Perasaannya selalu diungkapkan lewat lukisan-lukisan dan tulisan-tulisannya, tetapi tak seorangpun mengerti apa yang diingini oleh seniman cantik itu di balik karyanya.
Pertemuannya dengan Engfa Waraha-seorang seniman sekaligus Art Director di organisasi seni dan budaya Thailand telah membawanya ke fase kehidupan yang semula begitu monokrom menjadi pallet berwarna indah.
DISCLAIMER :
Halo Readers~
Cerita ini alurnya sangat lambat, detail, berbahasa sastra, dan tidak terlalu banyak mengandung konflik karena hanya sebagai wadah kreasi author untuk mengembangkan hobi menulis. Author hanya ingin membuat karakter Englot yang lebih blend, murni, presisi, wajar-wajar saja dan nggak neko-neko.
Meskipun masih ada banyak kekurangan, cerita ini dibuat dengan effort yang cukup mencuri jam istirahat di sela sela bekerja demi rasa sayang Author terhadap Englot.
Seluruh isi cerita, termasuk tulisan, gambar, dan materi lainnya, dilindungi oleh undang-undang hak cipta. Dilarang keras menyalin, mereproduksi, atau mendistribusikan ulang isi cerita tanpa izin dari author! Author menghormati hak kekayaan intelektual dan mengharapkan pembaca melakukan hal yang sama.
Mohon maaf kalau masih ada kata kata yang typo dan bagian yang mengganjal di hati para pembaca.
Ikan bandeng, ikan piranha
Semoga berkenan di hati para pembaca
Kamsahamnida~
Happy reading 🤍🙏