Detak Rindu 238 Kilometer

Detak Rindu 238 Kilometer

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 2, 2025
Jarak 238 kilometer memisahkan mereka. Ensa, gadis Pemalang yang gemar menulis sunyi. Herlangga, pemuda Bandung dengan tawa yang selalu dirindukan. Dari percakapan sederhana, tumbuhlah rindu yang tak pernah mereka rencanakan. Ini adalah kisah tentang cinta yang menempuh jarak jauh, tentang tawa dan air mata, dan tentang keyakinan bahwa hati selalu bisa menemukan jalan pulangnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • Blueprint Pelarian Villain
  • Transmigrasi Ziora
  • I'm Not Just a Figuran
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Tsundere Maniak Susu
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT
  • GHAIKA (REVISI)
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines