Masihkah Kita?

Masihkah Kita?

  • WpView
    LECTURAS 44
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 26
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, jul 20, 2025
Semester lima tak lagi semanis dulu. Bagi Liora, Avinda, dan Safira-tiga mahasiswi dari jurusan berbeda, cinta yang dulu mereka yakini kini mulai goyah. Hubungan yang dulu hangat kini diuji oleh waktu, ambisi, ekspektasi, bahkan orang ketiga. Liora, mahasiswi Psikologi yang cerdas, mendapat kepercayaan sebagai asisten dosen. Tapi di balik pencapaiannya, ia menyimpan tekanan besar dari keluarganya-membandingkan dirinya dengan sang kakak yang sedang menempuh S2 di luar negeri. Hubungan Liora dan Zidan, pacarnya sejak SMA, mulai terasa dingin. Bukan karena hilang rasa, tapi karena mereka mulai hidup di dunia yang berbeda. Avinda dan Ario terlihat stabil dari luar. Mereka jarang bertengkar, tetap saling kabar, dan tak pernah benar-benar putus kontak. Tapi kesibukan dan komunikasi yang tak lagi utuh membuat keduanya bertanya-apakah cinta cukup untuk bertahan tanpa arah yang sama? Safira, influencer kampus dengan ratusan ribu pengikut, menjalin hubungan dengan Danu, mahasiswa panutan dan aktivis kampus. Di depan kamera, mereka pasangan impian. Di balik layar, perhatian Danu mulai terbagi sejak kemunculan Astri, mahasiswa baru yang cerdas dan memesona. Safira tak bisa jujur, karena ekspektasi publik membuatnya harus selalu terlihat sempurna. Di sinilah cerita ini bermula-bukan tentang awal cinta, tapi tentang ketahanan. Apakah mereka akan bertahan? Atau justru melepaskan?
Todos los derechos reservados
#13
melepas
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • The Time
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • Blueprint Pelarian Villain
  • GHAIKA (REVISI)
  • Tsundere Maniak Susu
  • EVANESCENT
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido