I Love You, Senior!!

I Love You, Senior!!

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 20, 2025
Natasha Tanuri, siswi kelas X yang baru bergabung dalam ekskul Paskibra, tak pernah menyangka akan jatuh hati pada komandannya sendiri-Kak Arya Kamandanu Di tengah barisan yang lurus dan langkah yang serempak, hati Asha justru berbelok pada seseorang yang tak seharusnya dia dekati. Apalagi saat seorang cowok lain, Naufal, hadir dan menawarkan bahu tanpa menggantung. Tapi hati tak bisa diatur layaknya aba-aba. Dan cinta... tak selalu bisa ditempatkan di barisan yang benar. Apakah Asha akan tetap bertahan, saat cinta dan disiplin bertabrakan? ·-·-·-·-·-· ⚠️ DISCLAIMER: Cerita ini adalah karya orisinal yang ditulis oleh penulis berdasarkan ide dan pengembangan pribadi. Semua tokoh, nama, latar, dan dialog bersifat fiktif dan tidak terinspirasi dari karya mana pun. Dilarang menyalin, menyalin sebagian, atau memposting ulang cerita ini tanpa izin.
All Rights Reserved
#234
asya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • Blueprint Pelarian Villain
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GHAIKA (REVISI)
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tsundere Maniak Susu
  • Transmigrasi Ziora
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines