Alyara tidak pernah menyangka bahwa setelah mengalami kecelakaan motor yang merenggut nyawanya, dia akan terbangun di tubuh seorang antagonis wanita yang pernah ia baca.
Sungguh cerita yang klise.
Clarien Yssara, adalah seorang beauty-perfect dengan keluarga bak boneka cantik, elegan, dan dingin membuat kepribadiannya terdistori dan menjadikannya seorang antagonis sempurna di sebuah novel. Dan Alyara sekarang harus menempati tubuh seperti itu.
Yang benar saja. Dengan kepribadiannya yang liar, tidak bisa dikekang, dan menyukai kebebasan, Alyara tidak akan pernah bisa menjadi seperti Clarien, seorang beauty-perfect.
Tapi, siapa sangka Alyara akan jatuh cinta pada pandangan pertama pada cowok figuran yang hanya muncul dua bab pertama, seorang pelengkap cerita, Eiren Luth. Bahkan, cowok itu justru menjadi satu-satunya orang yang bikin Alyara betah tinggal di dunia baru.
Dan Eiren terlalu polos buat peka, dan Alyara terlalu malas buat drama. Jalan mereka penuh misunderstanding, awkward, keluarga yang terlalu idealis, dan rahasia masa lalu yang mulai terbuka menjadi bumbu dari kisah cinta mereka yang tidak biasa.
Menurut Alyara cinta itu bukan menjadi yang sempurna. Tapi, tentang ngebut bareng, salah jalan bareng, dan akhirnya parkir bareng di pelaminan.
Michella Putri, Gadis berusia 21 tahun,penyuka novel
Saat ini Ella tengah ingin menyeberang ke jalanan yang lumayan sepi, dengan santainya Ella menyebrang tanpa melihat kanan kiri, tiba tiba........
Bruk
Tubuh ella terpental ke aspal, pandangan nya mulai kabur, pengendara motor yang tadi menabrak Ella pun terpental dari motor dengan tubuhnya yang berguling guling.
Bagaimana jadinya jika jiwa Ella bertransmigrasi ke tubuh figuran, hanya disebut 1 kali dinovel?
Kalau penasaran baca ya