Tak Lagi Seirama

Tak Lagi Seirama

  • WpView
    Reads 87
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 23, 2025
Hai, temanku, apa kabar? Sudah lama sekali waktu memisahkan kita, namun kepingan memori indah kita masih bergema di relung hatiku. Apakah kamu tahu? Kini aku berdiri di puncak yang dulu selalu kita impikan bersama. Titik tertinggi dalam hidupku, tempat di mana mimpi itu menjadi nyata, sungguh kamu harus melihatku saat ini juga. Tapi di antara kilauan keberhasilan ini, ada selembar kertas yang berisikan tentang kerinduan, yang tintanya tak pernah pudar, selalu membawaku kembali pada hari-hari ketika kita selalu berjuang bersama, bercerita, tertawa, dan berjanji. Meski langkah kita tak lagi seirama, kenangan tentang kita tetap menjadi melodi yang mengalun lembut dalam setiap simfoni.
All Rights Reserved
#176
musik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain
  • I'm Not Just a Figuran
  • Transmigrasi Ziora
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GHAIKA (REVISI)
  • The Time
  • Tsundere Maniak Susu
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT (HIATUS)

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines