A Wish that Drowns the World

A Wish that Drowns the World

  • WpView
    Reads 1,553
  • WpVote
    Votes 190
  • WpPart
    Parts 38
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Jun 2, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
Pirates
Mythical Creatures
Fairy Tales and Mythology
Kekuasaan armada bajak laut Red Plague mendekati akhir, adakah cara untuk menyelamatkannya? | ◇ | Ketika mendengar kabar penemuan misterius dari Kerajaan Al-Hera, orang-orang tahu kerajaan itu mulai menghimpun kekuatan untuk menghancurkan Red Plague, armada bajak laut yang telah menghantui Laut Erllian selama bertahun-tahun. Keadaan diperburuk ketika Elijah Martin, kapten dari salah satu armada bawahan Red Plague, tertangkap oleh pasukan Al-Hera. Delja dan Namar rela melakukan apa saja untuk menyelamatkan teman mereka, termasuk membobol masuk ke dalam kerajaan yang harusnya tak mereka usik. Namun setibanya di sana, mereka malah mendapati Elijah telah siap membuat kesepakatan dengan seorang putri; sebuah kesepakatan yang mungkin akan menyelamatkan Red Plague dan mengantar mereka pada era kejayaan baru. Masalahnya, berapa besar harga yang harus dibayar untuk itu? [Buku #1 dari Ruin and Salvation Duology]
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Dear May
  • A Lullaby for the Guilty
  • The Nonipois
  • E I E N
  • The Crown Prince's Obsession
  • SURVIVE AS A LOST SOUL [END] ✔️
  • Silver Maiden
  • The Perfect Katharina
  • Ocean
  • The Bride Who Never Was

Mencintai tidak selalu harus diungkapkan. Cinta juga bisa hadir hanya melalui keberadaan, rutinitas yang dibagi bersama, dan keheningan yang saling dimengerti. Semua tak selalu butuh kata. Publik mungkin menikmati drama, sorotan, dan kabar besar. Tetapi bagi mereka yang benar-benar mencintai, kehadiran satu sama lain sudah cukup, tidak perlu validasi, tidak perlu tepuk tangan. Tahun 1893 hingga 1936 menjadi saksi. Mereka berjalan berdampingan, menata hidup dan kerajaan bersama, membangun stabilitas yang tak banyak diketahui orang. Bahkan ketika salah satu pergi, yang lain tetap bertahan, menjaga, memastikan, melindungi apa yang telah mereka bangun. Sejarah mungkin tidak banyak menceritakan sisi emosional itu. Tapi ini bukan tentang sejarah; ini tentang dua orang yang saling mencintai tanpa perlu sorotan publik. Keras, tegas, dingindan itulah citra yang dikenali dunia. Tapi secara manusiawi, mereka hanyalah dua manusia yang saling menjaga, saling memahami, tanpa ingin menonjolkan diri. Sampai akhirnya, tiba saatnya masa itu berakhir. Semua yang mereka bangun sudah aman. Mahkota berada di tangan yang tepat, tugas telah selesai, dan kunci - baik itu tanggung jawab maupun hati telah diserahkan kepada pemiliknya. Dan kali ini, sang kekasih kembali ke pelukan yang menunggunya begitu lama. Catatan: "Cerita ini terinspirasi oleh tokoh dan peristiwa sejarah nyata, termasuk George V, Mary of Teck, dan Albert Victor. Namun, banyak adegan, dialog, dan emosi karakter yang saya tambahkan untuk tujuan fiksi. Pembaca diharapkan memahami bahwa beberapa bagian adalah kreasi penulis, bukan catatan sejarah murni."

More details
WpActionLinkContent Guidelines