-The Cursed Rose of Edevane ©2025 "Berhenti melawanku!" "Aku adalah kau! Aku adalah semua luka yang kau tolak!" Elira akhirnya menghentikan langkahnya. Ia menjatuhkan pedang. "Kalau begitu... biarkan aku memeluk luka itu." "Apa yang kau lakukan?" bisiknya. "Kenapa tidak membunuhku?" "Karena kalau kau adalah bagian dariku..." Elira menatapnya, mata birunya bersinar tenang, "...maka kau berhak untuk diampuni. Bukan dilupakan." "Aku tidak ingin menjadi Kaisar yang kuat... karena membunuh bagian rapuhku." © Minggu, 8 Juni 2025 -Written by Mutiara Ramadhani-
Daha fazla bilgi